Formula 1 GP Bahrain, Lewis Hamilton Ingin Sapu Bersih 3 Seri Terakhir

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Lewis Hamilton memimpin balapan F1 GP Emilia Romagna di Autodromo Enzo e Dino Ferrari, Imola, Italia, Ahad, 1 November 2020. Hamilton diprediksi akan meraih gelar juara dunia F1 yang ketujuh sepanjang kariernya.  Reuters/Davide Gennari

    Pembalap Lewis Hamilton memimpin balapan F1 GP Emilia Romagna di Autodromo Enzo e Dino Ferrari, Imola, Italia, Ahad, 1 November 2020. Hamilton diprediksi akan meraih gelar juara dunia F1 yang ketujuh sepanjang kariernya. Reuters/Davide Gennari

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Mercedes Lewis Hamilton berniat menyapu bersih tiga seri terakhir Formula 1 dengan kemenangan. Menjelang F1 GP Bahrain, pembalap asal Inggris itu mengatakan tidak akan mengendorkan kecepatan mobilnya dan memperpanjang rekor kemenangannya.

    "Sekarang sedikit lebih santai, tapi saya masih memiliki tiga balapan lagi yang ingin saya menangi," kata Hamilton dikutip dari Reuters, Kamis, 26 November 2020.

    Hamilton menjadi pembalap tersukses dalam sejarah Formula 1 dengan raihan tujuh gelar juara dunia menyamai rekor Michael Schumacher. Mengunci kemenangan saat seri GP Turki, ia melewati rekor 91 kemenangan sang pembalap Ferrari tersebut.

    Baca juga : Formula 1 Akan Hadirkan 24 Seri Balapan dalam Semusim

    Dengan tiga balapan tersisa hingga akhir musim, dan 10 kemenangan dari 14 balapan yang digelar tahun ini, Hamilton berada di jalur untuk menjalani musim terbaiknya selama karirnya. Ia juga berpeluang menyamai catatan Schumacher dan Sebastian Vettel untuk memenangi 13 balapan salam satu musim.

    Di GP Bahrain, Hamilton telah tiga kali juara di sirkuit sepanjang 5,4 kilometer di tengah gurun itu, termasuk pada tahun lalu ketika masalah mesin merenggut kemenangan Charles Leclerc dari tim Ferrari. Di saat Mercedes yang kembali dominan tahun ini, Hamilton menjadi pebalap favorit meskipun, rekan satu timnya, Valtteri Bottas tidak akan tinggal diam.

    Bahrain menandai awal dari tiga balapan beruntun yang digelar di Timur Tengah untuk menutup musim. Balapan kedua di Bahrain, Grand Prix Sakhir, digelar di sirkuit yang sama namun menggunakan layout sirkuit yang lebih pendek di bagian luar, satu pekan sebelum seri pemungkas di Yas Marina, Abu Dhabi.

    Baca juga : Formula 1: Lewis Hamilton Akan Dapat Gelar Bangsawan dari Ratu Elizabeth II

    Meski titel juara dunia telah dipegang Mercedes tahun ini, sejumlah tim dan pembalap masih akan bertarung untuk gengsi. Sergio Perez, Leclerc, dan Daniel Ricciardo dipisahkan dalam rentang empat poin untuk pertarungan peringkat empat klasemen pembalap. Adapun Racing Point, McLaren, Renault, dan Ferrari, dalam rentang 24 poin, berjuang untuk tempat ketiga di konstruktor.

    Sementara itu, Formula 1 GP Bahrain, seperti sebagian besar balapan musim ini, akan tertutup bagi para fans karena pandemi Covid-19. Namun, penyelenggara menyediakan bangku terbatas di tribun sirkuit untuk para pekerja medis dan keluarga mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.