Pembagian Warisan Diego Maradona Sebesar Rp 1,26 T Jadi Rumit, Ini Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil jenazah yang membawa peti mati legenda sepak bola Diego Maradona tiba di pemakaman di Buenos Aires, Argentina, 26 November 2020. REUTERS / Agustin Marcarian

    Mobil jenazah yang membawa peti mati legenda sepak bola Diego Maradona tiba di pemakaman di Buenos Aires, Argentina, 26 November 2020. REUTERS / Agustin Marcarian

    TEMPO.CO, Jakarta - Kematian Diego Maradona ternyata menimbulkan masalah. Harta peninggalannya sebesar 90 juta dolar Amerika atau sekitar Rp 1,26 triliun disebut akan menjadi rebutan anak-anaknya.

    Media Spanyol Marca menyatakan bahwa harta sebesar 90 juta dolar Amerika itu terdiri dari uang tunai, koleksi kendaraan mewah seperti Rolls Royce Ghost dan BMW i8, berbagai properti, serta berbagai kontrak atas hak citranya.

    Maradona sebelum meninggal memiliki kontrak sebagai pelatih klub Argentina Ginmansia y Esgrima La Plata, serta memiliki kesepakatan sponsor dengan Puma dan hak citra berhubungan dengan Konami dan EA Sports, pembuat game PES dan FIFA.

    Menurut mereka, untuk sementara waktu, harta-harta Diego Maradona itu berada di bawah pengawasan pengacaranya, Matias Morla. Dia disebut akan memulai proses harta warisan yang ditinggalkan legenda sepak bola asa Argentina itu.

    Maradona pernah berkata dengan setengah bercanda, bahwa ia akan menyumbangkan semua hartanya saat dia meninggal. Akan tetapi belum jelas apakah dia telah meninggalkan surat wasiat untuk hal itu atau tidak.

    Jika tidak, menurut Marca, maka Morla akan membagi harta warisan tersebut kepada delapan anak Maradona yang telah diakui keberadaannya. Akan tetapi hal ini dipastikan akan sulit karena belakangan muncul enam orang yang mengaku sebagai darah daging Maradona dan merasa berhak atas harta warisan tersebut.

    Maradona memang dikenal sebagai pesepakbola yang kerap bergonta-ganti pasangan. Secara resmi, dia hanya pernah menikah satu kali, yaitu dengan Claudia Villafane yang memberinya dua putri: Dalma Nerea Maradona dan Gianinna Dinorah Maradona yang merupakan mantan istri penyerang Manchester City Sergio Aguero.

    Pada 1993, seroang perempuan asal Italia bernama Cristina Sinagra mengajukan tuntutan ke pengadilan agar Maradona mengakui sebagai ayah biologis anaknya yang bernama Diego Jr Sinagra. Cristina disebut sebagai perempuan yang sempat menjadi selingkuhan Maradona saat bermain di Napoli.

    Pada 2019 Maradona disebut telah mengakui sebagai bapak biologis dari enam orang anak setelah bertarung di pengadilan dengan sejumlah perempuan. Keenam anak itu pun diakui secara hukum sebagai keturunan dari Maradona.

    Selain itu, Maradona juga disebut memiliki anak dari hubungannya dengan perempuan muda bernama Veronica Ojeda pada 2013 lalu. Maradona meninggalkan Ojeda saat tengah hamil empat bulan.

    Pada akhir tahun lalu, seorang pemuda bernama Santiago Lara juga disebut sempat menggemparkan Argentina karena mengaku sebagai keturunan Maradona.

    Dengan banyaknya pihak yang mengaku memiliki darah daging si legenda, dipastikan pembagian harta warisan Maradona akan sangat rumit dan panjang. Apalagi jika harus mendapatkan pembuktian dari pengadilan.

    Diego Maradona sendiri meninggal dunia pada Rabu siang 25 November di kediamannya di kawasan Tigre, Buenos Aires, Argentina. Dia disebut mengalami serangan jantung setelah merasa tak enak badan pasca menyantap sarapan.

    Jenazah Maradona sempat disemayamkan di Istana Presiden Argentina sebelum akhirnya dibawa ke pemakaman Bella Vista pada Kamis petang. Ribuan masyarakat Argentina disebut mengiringi perjalanan jenazah pahlawan mereka di Piala Dunia 1986 itu.

    MARCA| EXPRESS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.