Mike Tyson Ungkap Obat Psikotropika Toad Venom Memicunya Kembali ke Ring Tinju

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mike Tyson. (Reuters/Joe Scarnici/Handout Photo via USA TODAY Sports)

    Mike Tyson. (Reuters/Joe Scarnici/Handout Photo via USA TODAY Sports)

    TEMPO.CO, Jakarta - Mike Tyson mengungkapkan obat psikedelik atau psikotropika Toad Venom, obat yang memberi efek halusinasi, membantu menginspirasinya untuk kembali bertinju pada usia 54 tahun. Legenda kelas berat itu bertarung untuk pertama kalinya dalam 15 tahun dalam pertarungan eksibisi delapan ronde melawan Roy Jones Jr, akhir pekan lalu.

    "Saya meminum obat dan obat tersebut membuat saya menjadi bugar. Itu benar-benar mengejutkan saya. Ia menyuruh saya untuk kembali ke tinju dan saya mulai menjadi bugar," kta Tyson, dikutip dari The Sun, Senin, 30 November 2020.

    Menurut Addiction Center, Toad Venom adalah obat psikedelik yang dibuat dari spesies katak langka asli Gurun Sonoran. Obat jenis ini memberi efek halusinogen sekitar lima menit setelah dikonsumsi. Obat tersebut juga menyebabkan halusinasi seperti melakukan perjalanan religius yang berlangsung sekitar satu jam.

    Baca juga : Mike Tyson Akui Hisap Ganja Sebelum Tanding Melawan Roy Jones Jr

    Tyson menceritakan, pada tahun 2019, bahwa obat tersebut mampu menghilangkan "sifat monster" yang merusak di dalam dirinya. Hal-hal itu, menurut dia, adalah sifat yang membantu membangun ketenaran dan kekayaannya pada masa lalu.

    Laki-laki berjuluk The Baddest Man on The Planet kini telah direformasi dengan membangun industri ganja bersama mitra bisnisnya Alki David. Tyson adalah pendukung besar untuk manfaat dari obat tersebut. Bahkan, sebelum bertarung melawan Jones Jr, ia sempat menghisap ganja terlebihdulu.

    "Dengar, saya tidak bisa berhenti merokok. Saat bertarung, saya hanya harus merokok. Maafkan saya. Saya seorang perokok dan Saya merokok setiap hari. Saya tidak pernah berhenti merokok,” ujar Mike Tyson.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.