Marc Marquez Jalani Pengobatan Infeksi di Rumah Sakit Usai Jalani Operasi Ketiga

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marc Marquez memberikan pernyataan pers, Rabu, 23 September 2020 (Repsol Honda)

    Marc Marquez memberikan pernyataan pers, Rabu, 23 September 2020 (Repsol Honda)

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara dunia enam kali MotoGP Marc Marquez akan tetap tinggal di rumah sakit untuk menjalani pengobatan infeksi yang ditemukan setelah operasi ketiga di lengan kanannya. Tim Repsol Honda menyampaikan kabar teranyar soal kondisi pembalapnnya itu pada Sabtu.

    Marquez, 27 tahun, menjalani cangkok tulang untuk merangsang pembentukan jaringan tulang baru pada tulang humerus kanannya yang patah pada Kamis pekan ini. Operasi ini berlangsung delapan jam dan berjalan sukses tanpa kendala apa pun. Dokter rumah sakit menyatakan puas dengan kondisi Marquez setelah menjalani operasi selama delapan jam.

    Baca juga: MotoGP: Penjelasan Dokter Soal Penyebab Operasi Ketiga Marc Marquez

    "Namun, kultur yang diperoleh selama operasi pseudarthrosis telah memastikan bahwa ada infeksi sebelumnya pada tulang yang patah. Hal ini membuat Marquez harus menjalani perawatan antibodi khusus dalam beberapa pekan ke depan," keterangan dari Honda.

    Karena harus menjalani pengobatan infeksi, Marc Marquez akan tetap di rumah sakit di Madrid, Spanyol. Honda belum menyebutkan berapa lama lagi pembalapnya itu akan pulih. Namun, menurut laporan media, dia bisa absen awal musim depan pada Maret.

    Baca juga: MotoGP: Pemulihan Marc Marquez Lambat, Repsol Honda Melirik Andrea Dovizioso?

    Pembalap Spanyol itu mengalami patah tulang humerus pada seri pembuka MotoGP musim ini, Grand Prix Spanyol di Jerez pada Juli lalu. Ia kemudian menjalani operasi kedua setelah pelat di lengannya rusak saat membuka jendela di rumah.

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?