Jadwal Tinju Dunia: Mayweather Hadapi YouTuber Logan Paul pada 20 Februari 2021

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Floyd Mayweather. Reuters

    Floyd Mayweather. Reuters

    TEMPO.CO, JakartaFloyd Mayweather Jr mengumumkan bahwa ia akan menggelar duel ekshibisi tinju dunia melawan YouTuber terkenal Logan Paul di lokasi yang belum ditentukan pada awal tahun depan.

    Tidak ada rincian yang dirilis mengenai ekshibisi terbaru dari mantan juara tinju itu, selain akan digelar pada 20 Februari lapor AFP, Senin.

    Mayweather yang berusia 43 tahun belum menjalani pertandingan tinju serius sejak bertarung melawan Andre Berto pada 2015, tahun yang sama ketika ia melawan juara Filipina Manny Pacquiao.

    Pada 2017, Mayweather menghentikan petarung mix martial arts Conor McGregor, yang belum pernah bertinju secara profesional sebelumnya. Pertarungan tidak seimbang itu membuat Mayweather dengan mudah menutup rekornya di arena tinju dunia secara keseluruhan menjadi 50-0.

    Setahun kemudian, Mayweather menggelar ekshibisi lain yang diejek secara luas melawan kickboxer Tenshin Nasukawa pada malam tahun baru yang dilaporkan memberinya keuntungan US$ 9 juta.

    Satu-satunya pertandingan tinju Paul Logan, yang berusia 25 tahun, adalah melawan saingan YouTube-nya, KSI, pada November 2019.

    Paul memicu kritik luas dengan portofolio YouTube-nya pada 2017 ketika memajang video yang menunjukkan tubuh korban bunuh diri di Jepang. Video tersebut, yang diambil di hutan Aokigahara, menyebabkan YouTube memutus sejumlah ikatan bisnis dengan Paul.

    Bulan lalu, Mayweather membagikan video pada Instagram yang menggoda mengenai pertarungan yang akan datang namun tanpa rincian apapun.

    Mayweather tinggi badannya kalah enam inci (sekitar 15cm) dari Paul yang mempunyai tinggi enam kaki dua inci (sekitar 188cm). Tiketnya dihargai antara 25 hingga US$ 70.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.