MotoGP: Dokter Sebut Marc Marquez Tidak Mungkin Segera Kembali Normal

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Repsol Honda Marc Marquez dievakuasi menuju ambulans saat mengalami kecelakaan dalam MotoGP Spanyol di Circuito de Jerez, Spanyol, 19 Juli 2020. Saat dievakuasi Marquez terlihat mengenakan pelindung di lehernya. REUTERS/Marcelo Del Pozo

    Pembalap Repsol Honda Marc Marquez dievakuasi menuju ambulans saat mengalami kecelakaan dalam MotoGP Spanyol di Circuito de Jerez, Spanyol, 19 Juli 2020. Saat dievakuasi Marquez terlihat mengenakan pelindung di lehernya. REUTERS/Marcelo Del Pozo

    TEMPO.CO, Jakarta - Zasa, Direktur Medis Klinik MotoGP, telah memberikan pendapatnya tentang situasi terkini Marc Marquez. Menurut dia, Marc tidak mungkin segera kembali ke arena MotoGP karena harus mempertimbangkan waktu enam bulan pemulihan setelah operasi tahap ketiga juara dunia enam kali MotoGP tersebut.

    "Saya tidak terlalu menyadari situasinya secara khusus. Namun, infeksi dapat mempersulit penyembuhan. Jika tidak ada masalah dengan antibiotik, dia akan sembuh. Saya tidak melihat itu sebagai masalah. Untungnya, mereka telah menyadari hal ini dan sekarang akan menanganinya dengan benar. Masalahnya adalah kami tidak tahu persis apa yang terjadi, hanya melalui komunikasi kami diberitahu," kata dia dikutip dari Motosan, Selasa, 8 Desember 2020.

    Pembalap Repsol Honda Marc Marquez telah menjalani operasi ketiganya karena cedera lengannya yang dialami pada MotoGP Spanyol, Juli lalu. Musim MotoGP 2021 bergantung pada pemenuhan syarat pemulihannya meskipun ia berniat untuk mengikuti seri perdana GP Qatar, Maret nanti.

    Namun, menurut Zasa, pihak klinik tidak dikonsultasikan tentang operasi yang dijalani pembalap berusia 28 tahun itu. "Kami campur tangan hanya jika seorang pembalap membutuhkan. Mungkin fisioterapis kami ikut campur untuk fisioterapi. Untuk alasan privasi, mereka bisa memutuskan untuk caranya sendiri. Saya melihatnya lagi ketika dia kembali, tetapi kami tidak menjelaskan secara detail," kata dia.

    "Jelas saya menghormati pilihan Marc. Ada banyak spekulasi, kerahasiaan, tapi tidak ada yang tahu banyak. Mengenai Mobile Clinic, operasinya tidak dilakukan oleh kami semua. Kami mengikutinya ketika dia kembali ke trek di Sirkuit Jerez," ujar Zasa menambahkan.

    Zasa menambahkan, dalam keputusan untuk menyatakan pembalap layak atau tidak layak untuk balapan, adalah kewenangan Direktur Medis Perlombaan. Klinik, kata dia, hanya berusaha membantu pembalap untuk kembali ke jalur secepat mungkin. "Tujuan kami adalah untuk membantu pengemudi kembali ke jalur secepat mungkin. Kami tidak memiliki objektivitas yang memadai untuk mengambil keputusan," kata dia.

    Klinik, menurut Zasa, akan memilih pendekatan yang berbeda untuk menghadapi pemulihan Marc. "Dalam ortopedi tidak ada satu cara untuk mencapai tujuan yang sama, perbedaannya mungkin adalah pengembalian yang terlalu terburu-buru. Terlepas dari jenis pembedahannya, tidak mungkin untuk segera kembali normal," ujar dia tentang kemungkinan kembalinya Marc Marquez.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.