Jadwal Tinju: Anthony Joshua Vs Kubrat Pulev, Pola Pikir Menentukan Pemenang

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster Anthony Joshua Vs Kubrat Pulev (Boxingscene.com)

    Poster Anthony Joshua Vs Kubrat Pulev (Boxingscene.com)

    TEMPO.CO, JakartaAnthony Joshua akan menghadapi Kubrat Pulev di Wembley Arena pada Sabtu malam nanti. Juara kelas berat WBA, IBF, WBO, dan IBO mengakui bahwa pengalaman kelas berat petinju asal Bulgaria itu akan membuatnya menghadapi ujian yang sulit.

    “Saya harus menguatkan diri saya lagi dan membiasakan diri untuk menerima pukulan di kepala dan tubuh dan membuat tangan saya kuat lagi, dan baru saja mempersiapkan diri untuk pertarungan yang sulit pada 12 Desember," kata Joshua dikutip dari Boxing Scene, Jumat 11 Desember 2020.

    Menurut Joshua, “Pulev berpengalaman. Dia berusia 39 tahun dan apa yang saya pelajari ketika menghadapi petarung berpengalaman seperti Alexander Povetkin dan Wladimir Klitschko adalah mereka masih bisa bertahan dan menghasilkan banyak kerusakan. Pada usia itu, hal terakhir yang hilang adalah kekuatan Anda, tetapi dia punya kekuatan itu."

    "Saya melihat dari analisis bahwa dia menjatuhkan beberapa orang. Dia sangat seimbang jadi jika Anda menyerang dan Anda tidak seimbang maka Anda bisa jatuh ke dalam jangkauannya. Saya harus memastikan bahwa serangan saya tepat karena dia sangat pandai meninju lawan yang membuat kesalahan."

    Petinju 31 tahun itu mengatakan pengalaman Kubrat Pulev adalah kekuatan. Menurut Joshua, Pulev bisa melakukan pertarungan 12 ronde dan memiliki body shot yang bagus. “Kami berdua berbakat secara fisik dan kami berdua diberkati untuk mengetahui cara bertarung, menerima dan memberikan pukulan, dan semua hal teknis," kata dia.

    "Tetapi hal utama yang memisahkan kita adalah pola pikir. Pemenang tinju kali ini akan tergantung pada siapa yang memiliki pola pikir yang lebih kuat, rencana permainan, yang bersedia mengambil lebih banyak dan terus berjalan. Itulah mengapa pertarungan ini menarik," kata Joshua.

    "Ini adalah kesempatan untuk menjadi juara tinju kelas berat dunia, jadi bagi saya, ini adalah pertarungan menuju yang lain, tetapi baginya ini adalah kesempatan untuk menjadi juara dunia. Saya yakin dia akan menganggap serius pertarungan ini. Saya sangat menantikannya," kata Joshua merujuk keinginan pertarungannya dengan Tyson Fury.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?