PABSI Siapkan Atlet untuk Tampil di Dua Kejuaraan Kualifikasi Olimpiade

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lifter putri Indonesia Windy Cantika Aisah berlatih saat menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Angkat Besi di Mess Kwini, Jakarta, Selasa 28 Januari 2020. Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI) menargetkan lima lifter andalannya dapat tampil dalam Olimpiade 2020 Tokyo. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Lifter putri Indonesia Windy Cantika Aisah berlatih saat menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Angkat Besi di Mess Kwini, Jakarta, Selasa 28 Januari 2020. Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI) menargetkan lima lifter andalannya dapat tampil dalam Olimpiade 2020 Tokyo. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim angkat besi Indonesia dijadwalkan mengikuti dua kejuaraan kualifikasi Olimpiade pada tahun depan demi menambah perwakilan atlet yang tampil pada pesta olahraga empat tahunan itu.

    Dua kejuaraan tersebut adalah Kejuaraan Dunia Junior di Jeddah, Arab Saudi pada 5-18 Maret dan Kejuaraan Senior Asia di Uzbekistan pada 15-25 April 2021.

    Menurut Wakil Ketua Umum Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Djoko Pramono, peluang untuk menambah perwakilan ke Olimpiade Tokyo sangat terbuka lebar.

    "Paling tidak, mereka bisa lolos dahulu. Syukur-syukur mereka bisa 'mencuri medali'," kata Djoko dalam siaran pers, Jumat, 11 Desember 2020.

    Baca juga: Lifter Citra Febrianti Berhak atas Perak Olimpiade 2012, Kemenpora Beri Bonus

    PABSI telah menyiapkan para lifter senior dan juniornya yang siap diturunkan pada kejuaraan itu. Untuk lifter junior, PABSI rencananya bakal menurunkan Rizky Juniansyah yang tahun depan beralih ke level junior setelah mempertahankan gelar juara dunia remaja melalui kejuaraan dunia remaja virtual di Peru, Oktober lalu.

    Rizky akan ditemani oleh Rahmat Erwin Abdullah pada kelas yang sama, yakni 73 kg.

    Menurut dia, prestasi para lifter junior itu sudah bisa dibilang cukup memuaskan karena mereka mampu bersaing ketat dengan para lifter seniornya.

    "Sepanjang tahun ini praktis mereka hanya berlatih saja karena minimnya event akibat pandemi COVID-19. Insya Allah mulai Januari tahun depan kami akan all out menghadapi beberapa event penting dalam rangkaian persiapan menghadapi Olimpiade Tokyo dan SEA Games Vietnam," kata dia menambahkan.

    Sementara itu, kejuaraan senior Asia di Uzbekistan akan diikuti dua lifter, yakni Triyatno (73 kg) putra dan Nurul Akmal (87+ kg).

    “Saya liat sepanjang tahun ini total angkatan mereka selama berlatih cukup meningkat, " ucap Djoko.

    Sementara itu, pelatih kepala angkat besi Dirdja Wihardja mengatakan para lifter selama ini telah mengalami peningkatan dalam melakukan total angkatan dalam latihan.

    "Progresnya sekitar 80 persen dan kami optimistis mampu menambah kuota atlet yang akan mendampingi Windy Cantika Aisyah dan Eko Yuli di Tokyo nanti melalui dua event itu," kata Dirdja.

    Baca juga: Raih Emas di Asia Junior, Windy Cantika Aisah Sempat Alami Cedera

    Indonesia sudah memastikan dua wakil yang lolos ke Olimpiade Tokyo, yaitu Eko Yuli Irawan (kelas 61 kg) dan Windy Cantika Aisah (49 kg).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.