Jadwal Tinju Dunia: Unifikasi Gelar Kelas Berat Joshua vs Fury Digelar Mei 2021

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anthony Joshua dan Tyson Fury (boxingscene.com)

    Anthony Joshua dan Tyson Fury (boxingscene.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Duel unifikasi gelar juara tinju dunia kelas berat antara Anthony Joshua dan Tyson Fury akan terwujud pada tahun depan. Promotor kedua petinju Inggris itu sudah bertemu pada Senin, 14 Desember 2020, dan menemukan titik temu soal duel tersebut.

    Pertemuan pertama dirancang akan dilakukan pada Mei 2021, sedangkan yang kedua akan digelar pada akhir tahun.

    "Saya mengobrol baik dengan (Bob Arum) dia tadi malam. Itu positif," kata Eddie Hearn, promotor Joshua, seperti dikutip The Sun. Bob Arum adalah salah satu promotor Tyson Fury.

    Joshua baru saja mempertahankan gelar juga versi WBA, IBF, WBO, dan IBO dengan kemenangan KO di ronde kesembilan saat melawan Kubrat Pulev akhir pekan lalu. Sedangkan Tyson Fury adalah pemegang sabuk WBC.

    Hearn menilai, titik temu untuk duel unifikasi gelar itu sudah bisa dicapai. "Saya pikir kami semua berada di posisi yang sama. Kami ingin maju dengan pertarungan, secepatnya juga, yang merupakan kabar baik bagi para penggemar," kata dia.

    "Kami hanya mencoba menyelesaikan masalah yang tersisa dari pertarungan, yang jumlahnya tidak banyak, sejujurnya."

    "Kami mencoba dan bergerak maju secara kolektif untuk memberi tahu badan pemerintahan bahwa kami berencana untuk menggelar pertarungan ini mungkin pada bulan Mei dan kami ingin ini menjadi pertarungan kelas berat dunia yang tak terbantahkan."

    "Beberapa masalah kecil yang harus diselesaikan, tapi saya pikir kita bisa mulai melihat kontrak dan mencoba untuk membuat ini berlangsung."

    "Di sini, di kedua sisi, setiap anggota tim ingin melakukan pertarungan ini. Kami semua mengakui ini adalah pertarungan terbesar dalam tinju, ini adalah pertarungan terbaik untuk kedua pihak."

    Hearn sebelumnya telah mengungkapkan bahwa Joshua mungkin harus mengosongkan sabuk WBO untuk melawan Fury, dengan Oleksandr Usyk berstatus sebagai penantang wajib.

    Hearn menambahkan, "Kami akan menulis surat kepada WBO untuk mengatakan bahwa mereka memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari pertarungan terbesar dalam tinju. Salah satu pertarungan terbesar dalam sejarah tinju."

    "Oleksandr Usyk adalah WBO wajib, kami harus menghormati itu, dan juga aturannya. Kami akan berbicara dengannya untuk memastikan dia senang dengan resolusi yang ada."

    "Tapi untuk alasan apapun Tyson Fury tidak bisa secara kontrak langsung melawan Anthony Joshua. AJ akan melawan Oleksandr Usyk selanjutnya," kata Hearn.

    Baca Juga: Tinju Dunia: Duel Anthony Joshua vs Tyson Fury Diprediksi Bernilai Rp 9,4 T

    "Bagi kami, Usyk adalah petarung yang hebat, ini pertarungan yang hebat, tapi hanya ada satu nama yang kami fokuskan saat ini dan itu adalah Tyson Fury."

    Anthony Joshua kini memiliki rekor tinju dunia 24-1 (22 KO). Sedangkan Fury memiliki catatan 30-0-1 (21 KO).

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.