Agar Dikenang Sebagai Pembalap Terbaik MotoGP, Valentino Rossi Diminta Pensiun

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap MotoGP Valentino Rossi menjelang tampil di isano World Circuit Marco Simoncelli, Misano, Italia, 19 September 2020. Valentino Rossi mengunggah hasil tes Covid-19 negatif dan dapat melakukan perjalanan ke Valencia. Akan tetapi, ia masih membutuhkan negatif lain untuk bisa ambil bagian dalam seri balapan MotoGP Eropa di Sirkuit Ricardo Tormo, akhir pekan ini. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    Pembalap MotoGP Valentino Rossi menjelang tampil di isano World Circuit Marco Simoncelli, Misano, Italia, 19 September 2020. Valentino Rossi mengunggah hasil tes Covid-19 negatif dan dapat melakukan perjalanan ke Valencia. Akan tetapi, ia masih membutuhkan negatif lain untuk bisa ambil bagian dalam seri balapan MotoGP Eropa di Sirkuit Ricardo Tormo, akhir pekan ini. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Direktur Formula 1 Flavio Briatore memperingatkan Valentino Rossi untuk segera pensiun dari dunia MotoGP. Menurut dia, Rossi harus melakukan hal itu agar bisa tetap dikenang sebagai pembalap terbaik di balapan motor kelas utama tersebut. "Valentino Rossi harus pensiun, kami ingin mengenangnya sebagai juara yang hebat," kata dia dikutip dari Motosan, Selasa, 15 Desember 2020.

    Ia mengingat kala menjadi bos tim Renault dan membawa Fernando Alonso ke puncak kejayaan di Formula 1 pada 2005 dan 2006. Dua tahun gemilang, Flavio terlibat dalam skandal kecelakaan Renault pada 2008 yang mengharuskan FIA melarangnya kembali ke Formula 1. Namun, ia tetap dikenang sebagai direktur olahraga terbaik untuk Renault hingga kini.

    Pengusaha 70 tahun itu pun memandang kontinuitas Rossi di MotoGP sudah selesai. Ia melihat pembalap berusia 41 tahun pemilik sembilan gelar juara dunia MotoGP itu sudah kehilangan manuver yang membuatnya selalu gagal mendapatkan podium. “Saya menyarankan Rossi untuk berhenti. Anda tidak bisa tinggal di sana lagi bahkan tanpa motor yang kompetitif. Pada titik tertentu, usia penting," kata Flavio.

    Baca juga : MotoGP: Begini Franco Morbidelli Bakal Berbagi Garasi dengan Valentino Rossi

    Ia pun mengkritik Rossi yang menerima pinangan tim satelit Petronas Yamaha SRT untuk MotoGP 2021. Menurut Flavio, dengan bertukar posisi dengan pembalap muda Fabio Quartararo yang pindah ke tim pabrikan, Rossi sudah bisa dipastikan tidak kompetitif musim depan.

    Flavio membandingkan Rossi dengan penampilan Zlatan Ibrahimovic di AC Milan. Di usia 39 tahun, Ibrahimovic masih mampu bermain di level kompetitif yang tinggi. "Kasus Ibrahimovic sangat khusus karena dia menjalani kehidupan yang sepenuhnya didedikasikan untuk olahraga," kata dia.

    "Tetapi, ketika Anda berada di kecepatan 300 km per jam dan membuat kesalahan di tikungan, itu menyebabkan kecelakaan," kata Flavio. Ia pun menyinggung Valentino Rossi yang belum pernah menang lagi selama lebih dari 10 tahun kejuaraan Dunia MotoGP. Pembalap asal Italia itu terakhir menjadi juara MotoGP pada 2009.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?