Cerita Griezmann Putus Kontrak dengan Huawei karena 'Uighur Alert'

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Barcelona, Antoine Griezmann berselebrasi setelah menjebol gawang Alaves dalam laga lanjutan Liga Spanyol, di Stadion Mendizorroza, Spanyol, 31 Oktober 2020. Gol tunggal Griezmann berhasil menyelamatkan Barcelona dari kekalahan dalam laga tandang melawan Alaves dalam laga pekan kedelapan Liga Spanyol. REUTERS

    Pemain Barcelona, Antoine Griezmann berselebrasi setelah menjebol gawang Alaves dalam laga lanjutan Liga Spanyol, di Stadion Mendizorroza, Spanyol, 31 Oktober 2020. Gol tunggal Griezmann berhasil menyelamatkan Barcelona dari kekalahan dalam laga tandang melawan Alaves dalam laga pekan kedelapan Liga Spanyol. REUTERS

    TEMPO.CO, JakartaRaksasa teknologi Cina Huawei ingin berbicara dengan bintang Barcelona dan Prancis Antoine Griezmann mengenai catatan hak asasi manusia mereka.

    Striker Barcelona tadinya turut mengiklankan smartphone buatan Huawei, namun pekan lalu memutus tali kerja sama itu karena kuat dugaan perusahaan Cina itu telah menguji software pengenal wajah yang ditujukan membantu Cina dalam memata-matai warga minoritas muslim Uighur.

    Huawei menjawab tudingan itu dengan mengundang Griezmann berdiskusi dan mengajak mengetahui secara mendalam perusahaan itu dalam hal hak asasi manusia, kesetaraan dan diskriminasi.

    "Huawei menentang segala jenis diskriminasi, termasuk menggunakan teknologi untuk melancarkan diskriminasi etnis," kata perusahaan itu dalam pernyataannya seperti dikutip ESPN.

    "Kami tidak membuat atau menjual sistem yang mengidentifikasi orang berdasarkan etnis mereka dan kami tak membolehkan penggunaan teknologi kami untuk mendiskriminasi atau menindas anggota masyarakat kami."

    Griezmann mengambil keputusan untuk memutuskan kontrak sponsor itu setelah muncul laporan media yang menyebutkan Huawei telah mengujikan software yang bisa membantu pemerintah Cina menjejak dan menindas warga Uighur.

    "Menyusul kecurigaan kuat bahwa perusahaan Huawei turut menyumbang pengembangan 'Uighur alert' berkat software pengenalan wajah, saya umumkan untuk langsung mengakhiri kemitraan saya dengan perusahaan tersebut," tulis Griezmann dalam posting Instagram, Kamis pekan lalu.

    Pemain ini menantang Huawei untuk membantah tudingan itu, mengutuk penindasan terhadap warga Uighur dan menggunakan pengaruhnya untuk meningkatkan standar HAM di Cina.

    "Kami tidak dan tidak akan pernah mendukung penggunaan teknologi untuk mendiskriminasi kelompok-kelompok rentan dan termarginalkan," kata Huawei.

    Huawei, brand teknologi global pertama Cina dan produsen perlengkapan yang digunakan perusahaan-perusahaan telepon dan internet, berada di pusat ketegangan AS-Cina menyangkut teknologi, keamanan dan spionase.

    Penyelidikan yang dilakukan Associated Press menyimpulkan bahwa pemerintah Cina menerapkan teknik-teknik kejam dalam menekan angka kelahiran di kalangan minoritas Uighur dan minoritas lainnya sebagai bagian dalam mengendalikan pertambahan penduduk warga muslim ketika saat bersamaan mereka malah menganjurkan warga mayoritas Han agar punya anak banyak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.