Klub-klub Indonesia Bersepakat Tanpa Pemain Naturalisasi untuk Basket IBL 2021

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokumentasi - Pebasket Indonesia Patriots Brandon Van Dom Jawato (kiri) melakukan lay up yang dihadang pebasket Louvre Surabaya Martavious Tarell Irving saat pertandingan seri keenam Indonesian Basketball League (IBL) Pertamax 2020 di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (7/3/2020). ANTARA FOTO/Moch Asim/ama.

    Dokumentasi - Pebasket Indonesia Patriots Brandon Van Dom Jawato (kiri) melakukan lay up yang dihadang pebasket Louvre Surabaya Martavious Tarell Irving saat pertandingan seri keenam Indonesian Basketball League (IBL) Pertamax 2020 di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (7/3/2020). ANTARA FOTO/Moch Asim/ama.

    TEMPO.CO, Jakarta - Klub-klub peserta Liga Bola Basket Indonesia (IBL) bersepakat untuk tidak menggunakan pemain naturalisasi pada kompetisi IBL 2021. Kesepakatan tersebut diambil sehubungan dengan terbatasnya jumlah pemain naturalisasi yang tersedia dan memenuhi aturan IBL.

    Jika mengacu pada peraturan sebelumnya, pemain naturalisasi merupakan pemain berkewarganegaraan Indonesia yang memperoleh haknya melalui proses naturalisasi. Namun dalam prosesnya, pemain naturalisasi dapat dipilih melalui mekanisme pemilihan bersama pemain asing lewat draft IBL.

    Akan tetapi, IBL memutuskan untuk menyempurnakan aturan mengenai pemain naturalisasi yang disebut sebagai lokal naturalisasi. Berdasarkan peraturan baru, setiap klub hanya boleh meminang pemain naturalisasi yang sudah memiliki paspor Indonesia paling tidak 365 hari sejak pengesahan serta dapat persetujuan dari PP Perbasi.

    “Dari penyempurnaan ini diharapkan untuk dapat memberi aturan serta kesempatan lebih baik kepada pemain naturalisasi yang ada,” kata Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah dalam laman resmi IBL, Kamis, 17 Desember 2020.

    Meski demikian, Junas mengatakan bahwa klub-klub peserta IBL pada akhirnya sepakat untuk menggunakan pemain naturalisasi pada kompetisi musim 2022, mengingat waktu persiapan saat ini yang sangat pendek. Sebagian besar klub juga telah mempersiapkan roster-nya untuk musim depan.

    Pemilik klub Louvre Surabaya Erick Herlangga, misalnya, sepakat dengan rencana penggunaan pemain lokal naturalisasi untuk musim kompetisi Basket IBL 2022. “Saat ini di tengah masa pandemi memang lebih baik berkonsentrasi pada pembentukan tim dengan roster pemain lokal yang sudah dipersiapkan," tutur Erick.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.