MotoGP: Bos Michelin Bicara Beda Marc Marquez, Valentino Rossi, dan Joan Mir

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Repsol Honda Marc Marquez memacu motornya sebelum mengalami kecelakaan dalam MotoGP Spanyol di Circuito de Jerez, Spanyol, Ahad, 19 Juli 2020. REUTERS/Marcelo Del Pozo

    Pembalap Repsol Honda Marc Marquez memacu motornya sebelum mengalami kecelakaan dalam MotoGP Spanyol di Circuito de Jerez, Spanyol, Ahad, 19 Juli 2020. REUTERS/Marcelo Del Pozo

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Olahraga Michelin Piero Taramasso mengevaluasi penyelenggaraan musim MotoGP 2020. Penggunaan ban Michelin pada musim ini banyak mendapatkan sorotan dari tim dan pembalap yang berdampak pada konsistensi dalam perebutan gelar juara MotoGP 2020.

    Taramasso pun memberi pendapatnya tentang penampilan sejumlah pembalap seperti Marc Marquez, Joan Mir, dan Valentino Rossi. "Marquez memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap apapun. Itu tidak terlalu mengejutkanku karena dia adalah alien. Ia memiliki kemampuan untuk cepat beradaptasi dengan apapun," kata dia tentang penampilan Marquez di seri awal MotoGP 2020 dikutip dari Motosan, Jumat, 18 Desember 2020.

    Sayangnya, kecepatan Marc membuatnya mengalami kecelakaan dan harus absen sepanjang musim 2020. Namun, menurut Taramasso, "Marc langsung beradaptasi dengan ban belakang ini, sementara pembalap lain terus mencari jalan yang benar. Penampilannya luar biasa. Saya pikir jika dia tidak jatuh, kami akan melihat lebih banyak persaingan musim ini. Dia hebat dalam beradaptasi dengan semua jenis ban dan dia selalu mendapatkan yang terbaik darinya."

    Absennya Marc Marquez mampu dimanfaatkan pembalap Suzuki Ecstar Joan Mir untuk menyabet gelar juara dunia MotoGP 2020. Menurut Taramasso, Mir juga mampu beradaptasi dengan baik dengan struktur belakang baru yang meningkatkan cengkeraman. Dengan bagian belakang didorong ke depan, motornya mampu mendapatkan keseimbangan dan kesesuaian yang membantunya mendapatkan kecepatan.

    "Anda dapat melakukannya dengan suspensi, dengan geometri, dengan pembagian beban depan dan belakang. Aspek penting lainnya adalah gaya mengemudi. Jika Anda terlalu banyak bertumpu di bagian belakang, terlalu banyak mengakselerasi atau melakukan gerakan yang terlalu mendadak, cengkeraman ban yang lebih kuat membuat motor lebih tidak seimbang," kata dia.

    "Gaya balapan sangat penting bagi saya, Mir memiliki gaya yang manis dan lancar, hal ini banyak membantunya untuk membuat performa ban menjadi yang terbaik. Selain itu, mesin Suzuki tidak super bertenaga, ia menghasilkan tenaga dengan mulus. Kedua faktor ini memberinya keunggulan atas lawan-lawannya. Jadi Joan sudah jadi juara.

    Berbeda dengan Marc dan Joan Mir, kesalahpahaman terjadi dengan Valentino Rossi. Ia mengaku telah mendapatkan keluhan juara dunia sembilan kali MotoGP tersebut. "Ada klarifikasi antara Michelin dan Yamaha, antara Valentino Rossi dan saya. Dia mengeluhkan penurunan sudut ban yang signifikan, saat motor miring," ujar dia.

    "Saya berani mengatakan, bisa juga karena gaya balapan berpengaruh. Dia menghabiskan banyak waktu di samping, saat dia mengemudi dengan motor yang miring, area ban banyak ditekan. Lalu mereka melakukan beberapa perubahan pada motornya, mereka mengubah posisi beberapa hal dan itu lebih baik untuknya. Namun, situasinya telah diklarifikasi," kata Taramasso tentang kemampuan adaptasi Valentino Rossi terhadap ban Michelin musim ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.