MotoGP: Tandem Marc Marquez, Pol Espargaro Yakin Bisa Kuasai Motor Honda

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pol Espargaro (kiri) dari Red Bull KTM Factory Racing berselebrasi dengan Alex Marquez dari Repsol Honda setelah balapan MotoGP Prancis di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Prancis, Ahad, 11 Oktober 2020. REUTERS/Stephane Mahe

    Pol Espargaro (kiri) dari Red Bull KTM Factory Racing berselebrasi dengan Alex Marquez dari Repsol Honda setelah balapan MotoGP Prancis di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Prancis, Ahad, 11 Oktober 2020. REUTERS/Stephane Mahe

    TEMPO.CO, Jakarta - Pol Espargaro mengatakan kepindahannya ke Repsol Honda di MotoGP 2021 adalah petualangan. Menurut dia, Repsol Honda adalah tujuan terbaik untuk menemukan capaian tertinggi sebagai seorang atlet olahraga motor kelas utama tersebut

    “Bagi seorang atlet profesional, selalu ada keinginan untuk meningkatkan dan selalu menguji diri sendiri. Saya merasa, bagian karier saya di ini adalah sebuah petualangan untuk meningkatkan diri dan pada saat yang sama, berusaha menemukan siapa diri Anda, seberapa cepat Anda," kata dia dikutip dari Motorsport, Sabtu, 19 Desember 2020.

    Juara dunia Moto2 2013 itu pindah dari KTM ke Repsol Honda. Setelah empat musim bersama KTM, pada 2021, ia akan menjalani kontrak dua tahun dengan HRC untuk bermitra dengan Marc Marquez.

    Partisipasi Marquez di awal musim 2021 diragukan setelah ia menjalani operasi ketiga pada lengan yang patah akibat kecelakaan di Grand Prix Spanyol. Ia diperkirakan membutuhkan setidaknya enam bulan untuk pulih.

    Dengan asumsi bahwa juara enam kali itu fit untuk memulai musim, melawan Marquez akan menjadi tugas terberat dalam karir MotoGP Espargaro. "Ini adalah pertama kalinya seseorang menanyakan kepada saya tentang persaingan dengan Marc. Ini bukan tentang ketakutan, ini tentang menemukan," kata Espargaro ketika ditanya tentang Marc Marquez.

    Honda dikenal dengan motor yang sulit untuk dikendarai sehingga pembalapnya harus memiliki kemampuan beradaptasi yang cepat. Espargaro yakin bahwa ia mampu menguasai RC213V dan bersaing dengan Marc. “Dulu banyak orang, seperti yang saya pahami, meremehkan saya karena kami tidak memberikan hasil yang baik dengan KTM. Kelemahan KTM itu adalah awal mula proyek kami," ujarnya.

    “Tapi saya benar-benar ingin melihat diri saya sendiri. Saya bisa berada di enam besar bersama Yamaha Tech 3, lalu sekarang dengan KTM saya bisa masuk lima besar di klasemen, dan kemudian saya ingin melakukan hal yang sama dengan Honda. Ini akan menunjukkan kepada saya bahwa saya bukan pembalap yang buruk. Saya hanya berusaha menunjukkan dan membuktikan kepada diri saya sendiri jika saya bisa berada di level terbaik," ujar Pol Espargaro.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.