Tinju Dunia: Begini Komentar Canelo Alvarez Usai Kalahkan Callum Smith

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju Saul

    Petinju Saul "Canelo" Alvarez. (latimes.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Saul "Canelo" Alvarez meraih kemenangan angka mutlak atas Callum Smith di San Antonio, Ahad WIB, untuk menyatukan gelar juara dunia tinju dunia kelas menengah super WBA, WBC, dan gelar dari majalah The Ring.

    Kartu skor menunjukkan angka 119-109, 119-109 dan 117-111, semuanya untuk keunggulan Alvarez.

    Di depan 15.000 penggemar (kapasitas 20 persen) di San Antonio Alamodome, Alvarez (54-1-2, 36 KO) memberondong Smith (27-1, 19 KO) dengan serangkaian pukulan, terutama hook, yang konsisten nyaris sepanjang 12 ronde untuk menjadi juara versi WBA dab WBC yang pertama dari Meksiko dalam sejarah kelas menengah super.

    "Saya yang terbaik di dunia," kata Alvarez dalam siaran langsung DAZN melalui seorang penerjemah seusai pertandingan.

    "Di ronde pertama, saya mencoba untuk melihat apa yang dia bawa, keterampilan atau apa pun, tapi seperti yang Anda lihat, saya menunjukkan siapa saya," kata Alvarez.

    Callum Smith yang berukuran 6-kaki-3 inchi memiliki keunggulan tinggi tujuh inci dan keunggulan jangkauan delapan inci atas Alvarez yang bertinggi 5-kaki-8, tetapi itu tidak masalah bagi Canelo karena ia terus memburu Smith untuk mendapatkan jarak pukulan.

    Bahkan, di ronde-ronde terakhir, situasi pertarungan bergeser dari siapa yang akan menang menjadi apakah Smith akan selamat dari pukulan mematikan Alvarez atau berhasil menjaga jarak.

    Menurut statistik CompuBox, Alvarez mendaratkan 43% pukulannya dan 57% pukulan kuatnya dalam performa lengkap karena pertahanannya Alvarez juga rapat yang membuat Smith mendaratkan hanya 18% dari pukulannya dan 24% dari kekuatan pukulannya.

    "Dia petarung yang lebih baik malam ini," kata Smith. "Dia pintar. Dia pintar. Dia membuatmu jebakan dan membuatmu terus berpikir. Sebelum kamu menyadarinya, dia menutup jalan. Dia petarung yang baik tapi aku hanya sedikit kecewa dengan diriku sendiri. Pukulannya sangat bagus. Itu mengejutkan... "

    Alvarez kini telah mengalahkan dua bersaudara Smith, yakni mengalahkan kakak laki-laki Liam Smith di kelas menengah junior pada tahun 2016 dan sekarang mengalahkan Callum Smith di kelas menengah super.

    Alvarez, yang secara universal dianggap sebagai salah satu petinju pound-for-pound terbaik di dunia adalah petarung tinju terlaris beberapa tahun terakhir ini. Ia sudah menjadi juara empat divisi, dan sekarang telah memenangi gelar majalah The Ring dalam tiga kelas yang berbeda.

    Duel unifikasi melawan Smith adalah pertarungan pertama Alvarez sejak berpisah dengan Golden Boy Promotions dan DAZN setelah perselisihan kontrak, dan dia kembali ke ring tinju dunia untuk pertama kalinya dalam 13 bulan dengan mempromotori dirinya sendiri.

    Alvarez mengatakan setelah pertarungan bahwa dia merasa hebat di divisi kelas menengah super. Tujuan utamanya kini adalah menyatukan semua sabuk di divisi ini. Ia kini mengincar berduel dengan Billy Joe Saunders yang saat ini memegang sabuk WBO dan Caleb Plant memegang sabuk IBF.

    Namun, pertanyaan publik tinju yang lebih besar yang masih tersisa adalah apakah Alvarez akan setuju untuk pertarungan trilogi dengan Gennadiy Golovkin setelah dua pertarungan yang hasilnya sangat kontroversial yang berakhir dengan hasil imbang dan kemenangan Alvarez.

    "Saya tidak lari dari siapa pun. Saya hanya menunjukkan bahwa saya berjuang melawan yang terbaik," kata Alvarez.

    "Jika dia akan melakukan pertarungan, saya akan menerimanya. Tapi saya hanya menunjukkan saya bertarung melawan yang terbaik."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.