Hasil Liga Inggris: Tottenham vs Leicester 0-2, Begini Komentar Mourinho

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho. Reuters

    Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, harus melihat timnya dipecundangi Leicester City 0-2 dalam laga pekan ke-14 Liga Inggris di Stadion Tottenham Hotspur, London, Ahad malam. Ia mengklaim Spurs tak pantas kalah. 

    Komentar serupa, yang bernada merendahkan permainan lan, juga keluar dari mulut Mourinho tengah pekan lalu, saat Tottenham kalah 1-2 di markas Liverpool dan pelatih asal Portugal itu mengklaim "tim yang tampil lebih baik kalah".

    Kali ini, menurut Mourinho baik timnya maupun tamunya, tak satu pun tampil sangat baik kendati pada akhirnya Leicester lah yang membawa pulang tiga poin dari markas Tottenham berkat penalti Jamie Vardy dan gol bunuh diri Toby Alderweireld.

    "Saya pikir tak satupun dari kedua tim tampil sangat sangat baik," kata Mourinho kepada BBC selepas laga sebagaimana dilansir Reuters.

    "Ini pertandingan di mana kiper timmu tak dipaksa melakukan satu penyelamatan pun, tetapi ini juga pertandingan di mana tim kami tidak bermain bagus," ujarnya menambahkan.

    "Kami memulai dengan buruk. 20 menit pertama adalah kinerja yang buruk. Ada beberapa tempat kosong, tekanan, sikap dan saya tidak suka sama sekali. "

    ""Kemudian kami berubah dan beradaptasi dan memiliki periode dominasi dan peluang. Kemudian penalti, yang terjadi di luar konteks."

    Dalam pertandingan itu kiper Spurs Hugo Lloris tercatat melakukan setidaknya tiga penyelamatan atas situasi berbahaya yang diciptakan Vardy serta James Maddison.

    Tottenham juga sempat kebobolan lagi oleh gol Maddison sebelum diselamatkan oleh VAR yang menganulirnya karena offside sepersekian sentimeter.

    Sebaliknya, selain banyak kesempatan terbuang di babak pertama, satu-satunya peluang bagus Tottenham untuk mencetak gol balasan pada pertengahan babak kedua juga dimentahkan oleh Kasper Schmeichel yang menggagalkan tembakan Son Heung-min.

    Mourinho juga kembali membela klaimnya bahwa Tottenham pantas menang lawan Liverpool tengah pekan lalu, terutama karena sudah begitu lama ada tim tamu yang bisa menang di Anfield.

    "Kami pantas menang di pertandingan lawan Liverpool dan itu tentu luar biasa sebab tak satu tim pun bisa melakukan itu dalam waktu yang lama, dan tim kami tampil sangat fenomenal di Liverpool," kata Mourinho.

    Kekalahan membuat Tottenham melorot ke peringkat keempat klasemen dengan koleksi 25 poin, disalip Leicester City (27 poin) yang naik ke posisi kedua.

    Belakangan, dalam laga lebih larut Manchester United juga meraih kemenangan 6-1 atas Leeds United untuk naik ke posisi ketiga dan membuat Tottenham terdepak dari empat besar klasemen.

    Mourinho selanjutnya akan memimpin Tottenham melawat ke kandang Wolverhampton di pertandingan putaran ke-15 pada Minggu (27 Desember) pekan depan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?