Debut di Formula 1 2021, Yuki Tsunoda Yakin Bisa Buat Fans Jepang Bersorak

Reporter

Editor

Nurdin Saleh

Yuki Tsonoda bersama AlphaTauri. Credit. Instagram @yukitsunoda0511.

TEMPO.CO, JakartaYuki Tsunoda percaya diri gaya membalapnya yang agresif akan membuat para fans Jepang bersorak ketika dia menjalani debut di Formula 1 bersama Alpha Tauri tahun depan.

Pembalap berusia 20 tahun itu akan menjadi pembalap Jepang pertama di F1 setelah penampilan Kamui Kobayashi di musim 2014 ketika tim junior milik Red Bull itu mengumumkan dirinya bakal menjadi pengganti Daniil Kvyat.

Tsunoda menyabet titel rookie terbaik FIA setelah finis peringkat tiga dalam debutnya di Formula 2 bersama tim Carlin asal Inggris, mengoleksi tujuh finis podium dan empat pole position.

Dia pun ingin membuat gebrakan yang sama ketika naik kasta ke F1 tahun depan.

"Kekuatan saya adalah gaya menyerang saya, dan saya yakin orang-orang yang melihat saya membalap akan terkesan dengannya," kata Tsunoda seperti dikutip AFP.

"Saya seorang rookie, jadi untuk paruh pertama musim saya ingin meningkatkan gaya menyerang saya dan membawanya sejauh yang saya bisa, bahkan jika saya membuat kesalahan," kata dia.

Tsunoda, yang digembleng serta didukung oleh Honda, sebagai pemasok mesin AlphaTauri, dalam program junior, akan menjadi tandem pembalap Prancis Pierre Gasly di tim asal Italia itu musim depan.

"Rekan satu tim saya memiliki banyak pengalaman dan saya ingin menyerap sebanyak mungkin yang saya bisa dari dia sembari melihat sejauh apa potensi saya membawa saya," kata Tsunoda.

"Kemudian, di paruh kedua musim, saya ingin menggunakan semua yang telah saya pelajari dan mencoba lebih baik di setiap balapan."

Dengan tinggi hanya 1,59 meter sang pembalap Jepang mengungkapkan dia akan meluangkan musim dingin ke gym untuk menyiapkan diri dan badannya menghadapi kekuatan dan downforce mobil Formula 1 setelah sempat melahap 123 putaran ketika tes ofisial di Abu Dhabi awal bulan ini.

"Di Formula 2, saya tidak terlalu mendapati leher saya maju ketika saya mengerem, tapi ketika mengendarai mobil F1 dan menginjak rem untuk pertama kalinya, saya benar-benar merasakan gaya gravitasi di leher saya," kata Tsunoda.

"Saya akan memperkuat otot leher saya untuk berkompetisi musim depan."

Tsunoda, yang mengaku gugup dan gemetaran memegang pena ketika meneken kontrak dengan AlphaTauri, tak sabar lagi untuk tampil di Grand Prix Jepang 2021 setelah balapan tahun ini di kampung halamannya itu dibatalkan karena pandemi virus corona.

Ketika berusia sekitar tujuh atau delapan tahun, Tsunoda juga sangat terinspirasi oleh balapan yang dijalani juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton di Suzuka.

Melihat hal itu, dia juga ingin memberi dampak kepada para fan generasi berikutnya.

"Tahun ini berat tapi Grand Prix Jepang akan digelar di Suzuka tahun depan dan saya ingin para fan datang dan melihat langsung. Kekuatan saya adalah kemampuan saya menyalip dan saya ingin para fans datang dan melihat saya."






Formula 1 2023: Haas Luncurkan Livery Baru, Coraknya Lebih Modern

2 jam lalu

Formula 1 2023: Haas Luncurkan Livery Baru, Coraknya Lebih Modern

Haas menjadi tim Formula 1 pertama yang meluncurkan livery baru untuk musim 2023 pada Selasa, 31 Januari 2023.


Ferrari Latihan Pit Stop 1.000 Kali untuk Raih Juara Formula 1 2023

23 jam lalu

Ferrari Latihan Pit Stop 1.000 Kali untuk Raih Juara Formula 1 2023

Ferrari melatih para mekanik dalam melakukan pit stop sebanyak 1.000 kali untuk mengarungi Grand Prix Formula 1 2023.


Carlos Sainz Sudah Menguji Mobil Baru, Begini Tanggapan Bos Ferrari

1 hari lalu

Carlos Sainz Sudah Menguji Mobil Baru, Begini Tanggapan Bos Ferrari

Carlos Sainz telah melakukan uji coba mobil balap baru Ferrari sebelum mengarungi Grand Prix Formula 1 2023. Bagaimana tanggapan bos baru Ferrari?


Lembaga Arab Saudi Siapkan Rp 299 T untuk Beli F1, Ini Kata FIA

6 hari lalu

Lembaga Arab Saudi Siapkan Rp 299 T untuk Beli F1, Ini Kata FIA

Lembaga penampung dana umat milik Pemerintah Kerajaan Arab Saudi Public Investment Fund (PIF) dilaporkan bakal membeli Grand Prix Formula 1 (F1).


Tim Bimasakti UGM Riset Teknologi Hybrid Mobil Formula, Ini yang Dilakukan

7 hari lalu

Tim Bimasakti UGM Riset Teknologi Hybrid Mobil Formula, Ini yang Dilakukan

Tim Bimasakti UGM resmi memulai riset teknologi hibrida atau hybrid untuk mobil formula yang menjadikan tim pelopor di kategori student.


Haas Pertahankan Pietro Fittipaldi Jadi Pembalap Cadangan di Formula 1 2023

7 hari lalu

Haas Pertahankan Pietro Fittipaldi Jadi Pembalap Cadangan di Formula 1 2023

Pietro Fittipaldi sangat senang bisa melanjutkan kontrak dengan MoneyGram Haas, Tim Formula 1 tim yang dianggapnya sebagai keluarga.


Formula 1: Alfa Romeo akan Meluncurkan Mobil Baru 7 Februari 2023

8 hari lalu

Formula 1: Alfa Romeo akan Meluncurkan Mobil Baru 7 Februari 2023

Alfa Romeo masih akan diperkuat pembalap Valtteri Bottas dan Zhou Guanyu untuk tampil di Formula 1 musim 2023.


Yamaha Kembangkan Mesin V4 untuk MotoGP 2024, Dibantu Insinyur F1

8 hari lalu

Yamaha Kembangkan Mesin V4 untuk MotoGP 2024, Dibantu Insinyur F1

Tim pabrikan Yamaha diisukan tengah melakukan pengembangan mesin V4 untuk motor balapnya di MotoGP 2024 dengan bantuan insinyur F1.


Hyundai Pastikan Tak Akan Masuk Formula 1 dalam Waktu Dekat, Kenapa?

9 hari lalu

Hyundai Pastikan Tak Akan Masuk Formula 1 dalam Waktu Dekat, Kenapa?

Hyundai telah menginformasi tidak akan masuk Formula 1 dalam waktu dekat. Apa alasannya?


Presiden FIA Percaya Kesuksesan Ferrari, Bisa Juara Formula 1 2023?

9 hari lalu

Presiden FIA Percaya Kesuksesan Ferrari, Bisa Juara Formula 1 2023?

Presiden asosiasi olahraga balap mobil dunia (FIA) Mohammed Ben Sulayem berbicara soal performa Ferrari di Formula 1.