Legenda Sepak Bola Trautmann Mendapat Penghargaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif , Berlin: Penjaga gawang legendaris Jerman Bert Trautman yang merayakan ulang tahunnya ke 85, Rabu lalu, akan menerima penghargaan dari Federasi Sepak bola Jerman (DFB) sebelum pertandingan persahabatan antara Inggris dan Jerman bulan depan.

    Mantan penjaga gawang Manchester City, yang terkenal menyelamatkan klubnya untuk memenangkan final Piala FA 1956 meskipun patah tulang leher. “Pertandingan di stadion Olimpiade adalah saat yang tepat untuk memberikan penghargaan kepada Bert Trautmann atas pestasinya untuk sepak bola Jerman di Inggris,” direktur DFB Theo Zwanziger. “Bret Trauttman adalah legenda sepakbola Inggris tahun 1950 dan menjadi paduan antara olahragawan dan duta besar untuk Jerman.”


    Meskipun nama aslinya Bernd, Trautmann terkenal dengan panggilan Bert saat dia bermain di Inggris. Mantan veteran Perang dunia II ini lahir di Bremen 1923, kemuudian bergabung dengan Luftwaffe saat awal perang dunia II, dan dikirim ke front timur selama tiga tahun dan mendapatkan lima medali termasuk Iron Cross.


    Setelah tahun 1948, dia tinggal di Inggris Utara, bekerja sebagi petani dan memulai debutnya sebagai penjaga gawang di tim lokal. Setelah hijrah ke Manchester City 1949-1964, karir paling dikenang saat final Piala FA 1956 di Stadion Wembley. Ketika 15 menit sebelum pertandingan usai, Trautmann mengalami cedera serius akibat pelanggaran Peter Murphy dari Birmingham City.


    Dia melanjutkan permainan dan timnya menang 3-1, tapi lehernya patah dan dipastikan melalui rontgen tiga hari setelah pertandingan. Setelah karir bermainnya selesai, dia menjadi manajer hampir 20 tahun dan tahun 2004 mendapatkan penghargaan Order of the Briotish Empire untuk promosi Anglo-Jerman melalui sepak bola.


    AFP| Nur Haryanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?