F1: Tahun Baru, Hamilton Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Kerajaan Inggris

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton berpose setelah menjuarai Formula One atau F1 GP Bahrain di Bahrain International Circuit, 29 November 2020. Melalui laman Instagramnya pada Selasa (1/12), Lewis Hamilton menyatakan bahwa ia positif terpapar virus Corona. Pool via REUTERS/Tolga Bozoglu

    Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton berpose setelah menjuarai Formula One atau F1 GP Bahrain di Bahrain International Circuit, 29 November 2020. Melalui laman Instagramnya pada Selasa (1/12), Lewis Hamilton menyatakan bahwa ia positif terpapar virus Corona. Pool via REUTERS/Tolga Bozoglu

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara dunia Formula 1 tujuh kali, Lewis Hamilton, bakal dianugerahi gelar ksatria oleh kerajaan Inggris, salah satu titel kehormatan tertinggi di Britania Raya.

    Reuters melaporkan nama Hamilton masuk ke dalam daftar orang-orang yang bakal menerima gelar ksatria pada tahun baru dari kerajaan Inggris yang dipublikasikan pada Rabu.

    Penghargaan itu datang di pengujung tahun yang luar biasa bagi Hamilton di mana dia menjadi pembalap tersukses sepanjang masa setelah menyamai rekor tujuh gelar juara dunia Michael Schumacher dan mengungguli capaian 91 kemenangan Grand Prix sang pembalap legendaris Jerman serta membantu Mercedes meraih titel konstruktor ketujuh secara beruntun.

    Di luar sirkuit Formula 1, Hamilton juga aktif sebagai pegiat sosial seperti mempromosikan keberagaman di dunia balapan lewat Komisi Hamilton yang ia dirikan dan juga vokal menyuarakan perjuangan memerangi ketidakadilan rasial, perubahan iklim, dan isu-isu sosial lainnya.

    Hamilton juga telah menerima status Laureus World Sportsman of The Year, olahragawan paling berpengaruh tahun ini versi BBC Sports, serta masuk ke dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di majalah Time.

    "Lewis benar-benar seorang raksasa di olahraga kami dan pengaruhnya sangat besar baik di dalam maupun di luar mobil. Apa yang dia capai fenomenal dan masih akan ada lagi," kata CEO F1 Stefano Domenicali seperti dikutip laman resmi F1, Kamis.

    Bos tim Mercedes juga memuji Hamilton sebagai salah satu olahragawan Inggris tersukses di masanya.

    Gelar ksatria itu, kata Wolff, menunjukkan bahwa Hamilton sekarang menerima pengakuan dalam kariernya yang tak tertandingi di dunia balap.

    "Di seluruh dunia, dia telah diakui atas capaian di dunia olahraga, tahun ini, dia gabungkan kemahirannya di trek dengan suara yang kuat untuk melawan diskriminasi. Dalam segala hal, dia memimpin di 2020," kata Wolff dilansir laman resmi Mercedes.

    "Kabar dia bakal menerima gelar ksatria menunjukkan dia sekarang menerima pengakuan yang layak selama kariernya yang tak tertandingi di dunia balap.

    "UK (Britania Raya) bisa sangat bangga memiliki seorang juara dan duta sekaliber Sir Lewis Hamilton."

    Hamilton akan menjadi pembalap F1 keempat yang menerima gelar "Sir" setelah mendiang Jack Brabham dari Australia, Stirling Moss, dan juara dunia tiga kali Jackie Stewart. Dia bakal menjadi satu-satunya pebalap yang menerima gelar ksatria itu ketika masih aktif membalap.

    Juara Tour de France Bradley Wiggins, peraih medali Olimpiade lari 5.000 m dan 10.000 m Mo Farah, juara Wimbledon dua kali Andy Murray dan pemain kriket Alastair Cook juga telah menerima gelar ksatria ketika masih aktif sebagai atlet.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.