Kapten Liverpool Curhat Perasaannya Saat Klub Ingin Menjualnya ke Fulham

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Liverpool Jordan Henderson, melakukan selebrasi bersama rekannya Sadio Mane dan Roberto Firmino setelah mencetak gol ke gawang Crystal Palace dalam pertandingan Liga Inggris di Selhurst Park, London, 19 Desember 2020. Pool via REUTERS/Adam Davy

    Gelandang Liverpool Jordan Henderson, melakukan selebrasi bersama rekannya Sadio Mane dan Roberto Firmino setelah mencetak gol ke gawang Crystal Palace dalam pertandingan Liga Inggris di Selhurst Park, London, 19 Desember 2020. Pool via REUTERS/Adam Davy

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapten Liverpool, Jordan Henderson, mengungkapkan dirinya pernah ditawari untuk pindah ke Fulham pada 2012, hanya selang 14 bulan setelah bergabung dari Sunderland pada Juni 2011.

    Gelandang Inggris berusia 30 tahun itu menuturkan momen penting dalam hidupnya itu saat wawancara dengan The Guardian menjelang pertandingan Liverpool di markas Southampton dalam lanjutan Liga Inggris pada Senin, 4 Januari 2021 waktu setempat.

    "Itu adalah momen sulit yang saya ingin dengan sangat jelas," kata Henderson.

    "Saat itu kami sedang mempersiapkan pertandingan (kualifikasi Liga Europa) melawan Hearts di Anfield. Kami bertemu seperti biasa di hotel dan saya mendapati pintu kamar diketuk, manajer ingin berbicara dengan kami. Agar adil kepada Brendan Rodgers, itu benar-benar hanya percakapan. Itu adalah kesempatan (untuk pergi ke Fulham) yang tidak saya inginkan dan tidak saya suka. Saya masih merasa mempunyai banyak hal untuk diberikan," tuturnya.

    Dia melanjutkan: "Tapi, waktu itu, saya merasa berada di tempat yang sangat gelap. Itu membuat kami jauh lebih kuat dan lebih bijaksana di kemudian hari, dan tanpa itu, Anda tidak akan pernah tahu apa yang bisa terjadi."

    Kapten Liverpool Jordan Henderson, bersama rekan setimnya berpose dengan Piala Liga Inggris saat merayakan keberhasilan menjuarai Liga Inggris usai pertandingan melawan Chelsea di Anfield, Liverpool, 23 Juli 2020. Pool via REUTERS/Paul Ellis

    "Jadi, saya sangat menghargai momen-momen itu karena Anda butuh kemunduran, Anda membutuhkan kesulitan. Anda bangkit kembali, dan itu membuat Anda lebih kuat karena Anda ingin membuktikan bahwa orang salah. Sejak hari itu saya memiliki sesuatu dalam diri saya."

    "Saya perlu membuktikan kepada manajer bahwa saya akan masuk ke timnya pada akhirnya. Saya akan melakukan segalanya untuk berada di timnya, klub sepak bola ini, dan saya akan membuktikan bahwa mereka salah. Pada akhirnya, saya melakukannya."

    Jordan Henderson yang bergabung dengan Liverpool dari Sunderland pada Juni 2011 dengan harga 20 juta pound sterling, tetap bertahan di Anfield. Dalam perjalanan kariernya, pemain internasional Inggris ini membuktikan dengan mengantarkan The Reds meraih gelar liga pertama mereka dalam 30 tahun pada musim panas lalu.

    SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.