6 Fakta Seputar Penunjukkan Mauricio Pochettino sebagai Bos Baru PSG

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tottenham Hotspur mendepak Mauricio Pochettino, setelah membawa Tottenham mencapai final Liga Champions Eropa untuk pertama kali dalam sejarah. Action Images via Reuters/Andrew Boyers/File Photo

    Tottenham Hotspur mendepak Mauricio Pochettino, setelah membawa Tottenham mencapai final Liga Champions Eropa untuk pertama kali dalam sejarah. Action Images via Reuters/Andrew Boyers/File Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, secara resmi diumumkan sebagai bos baru Paris Saint-Germain (PSG) menggantikan Thomas Tuchel pada Sabtu, 2 Januari 2021.

    Pelatih asal Argentina, 48 tahun ini, menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2022 dengan opsi satu tahun tambahan. Dia akhirnya mendapatkan pekerjaan baru sebagai pelatih setelah dipecat dari Tottenham pada November 2019 setelah melatih klub Liga Premier itu selama lima setengah tahun. Sebelumnya, ia membawa Spurs menjadi runner up di Liga Champions pada 2019.

    Baca juga: Mauricio Pochettino Resmi Ditunjuk Sebagai Bos Baru PSG

    "Saya sangat senang dan merasa terhormat menjadi pelatih baru Paris Saint-Germain," kata Pochettino setelah pengumuman, Sabtu, 2 Januari 2021.

    "Saya ingin berterima kasih kepada manajemen Klub atas kepercayaan yang mereka berikan kepada saya. Seperti yang Anda ketahui, klub ini selalu memiliki tempat khusus di hati saya. Saya memiliki kenangan indah, terutama tentang atmosfer unik di Parc des Princes."

    Berikut fakta-fakta seputar penunjukkan Pochettino sebagai pelatih baru PSG:

    Pochettino sebelumnya pernah memperkuat PSG pada 2001-2003 saat dia masih menjadi pemain. Bergabung pada akhir Januari 2001, bek tengah asal Argentina yang saat itu belum genap berusia 29 tahun menjalani debutnya di Ligue 1 pada 3 Februari 2001.

    Dia menggantikan Thomas Tuchel dalam waktu kurang dari dua pekan setelah pelatih Jerman itu yang dipecat sebagai pelatih PSG pada 23 Desember 2020. Saat ditangani Tuchel, PSG berhasil mencapai final Liga Champions pada Agustus 2020, tetapi gagal meraih gelar juara setelah kalah dari Bayern Munich di Lisbon.

    Hampir 20 tahun setelah debutnya sebagai pemain di PSG, Pochettino kembali ke klub lamanya sebagai pelatih. Sebelumnya, dia pernah mengungkapkan keinginannya untuk kembali ke Parc Parc des Princes.

    "Suatu hari nanti melatih di PSG, itu akan membuat saya bahagia. Itu adalah impian saya. Itu adalah klub yang sering saya ikuti. Saya menonton pertandingan mereka, terutama di Liga Champions. Kembali ke PSG suatu hari nanti, mengapa tidak," kata Pochettino kepada RMC Sport pada 2016.

    Pochettino mendapatkan pekerjaan baru sebagai pelatih PSG setelah dipecat dari Tottenham Hotspur pada 19 November 2019, setelah menangani klub itu selama lima setengah tahun. Dengan kata lain, dia telah bersabar menunggu pekerjaan baru ini selama setahun 44 hari sejak pemecatan itu.

    Dia dilaporkan pernah menolak tawaran untuk menangani Benfica dan Monaco sebelum akhirnya bergabung dengan PSG dengan kontrak hingga 30 Juni 2022 dengan opsi satu tahun tambahan.

    Saat Pochettino resmi jadi pelatih PSG, klub tersebut berada di peringkat ketiga dengan selisih satu poin belakang Lyon puncak klasemen Ligue 1 dan tim urutan kedua Lille. Dia akan memimpin laga pertamanya sebagai pelatih PSG saat melawan Saint-Etienne di Stadion Geoffroy-Guichard pada Rabu atau Kamis dinihari WIB, 7 Januari 2021.

    SKY SPORTS | MIRROR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.