Kevin / Marcus Mundur dari 3 Turnamen di Thailand Karena Covid-19

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (kanan) dan rekannya Marcus Fernaldi Gideon melakukan tos usai mengecoh Lee/Wang dalam semifinal All England Open 2020 di Arena Birmingham, Birmingham, Inggris, Sabtu, 14 Maret 2020. Marcus/Kevin akan menghadapi Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang) pada final All England Open 2020. ANTARA/Nafi-Humas PBSI

    Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (kanan) dan rekannya Marcus Fernaldi Gideon melakukan tos usai mengecoh Lee/Wang dalam semifinal All England Open 2020 di Arena Birmingham, Birmingham, Inggris, Sabtu, 14 Maret 2020. Marcus/Kevin akan menghadapi Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang) pada final All England Open 2020. ANTARA/Nafi-Humas PBSI

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan ganda putra Kevin / Marcus harus mundur dari 3 turnamen bulu tangkis yang akan digelar di Bangkok, Thailand, mulai pekan depan. Kevin Sanjaya Sukamuljo disebut divonis positif Covid-19 sejak akhir Desember lalu.

    Laman resmi PBSI menyatakan bahwa Kevin mendapatkan dua kali hasil positif Covid-19 jalani tes PCR (Polymerase Chain Reaction) secara mandiri pada 28 dan 31 Desember lalu di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakatra Utara.

    Dia pun disebut tak ikut menjalani tes PCR bersama rekan-rekannya di Pelatnas Cipayung yang digelar pada Sabtu kemarin, 2 Januari 2020 karena sudah menjalani isolasi mandiri.

    “Berdasarkan tes terakhir yang dijalani Kevin pada 31 Desember 2020, hasil swab test PCR dia positif,” tutur dr. Octaviani, dokter di Pelatnas PBSI.

    Menurut pernyataan resmi PBSI itu, Kevin sudah merasakan gejala terinfeksi Covid-19 sejak akhir Desember. Saat itu, dia mulai tidak bisa mencium bau dan makanan pun terasa hambar. Pasangan Marcus Fernaldi Gideon itu juga mengalami sedikit flu.

    "Terima kasih atas doa dan dukungannya, semoga saya bisa cepat pulih dan bisa berlatih kembali seperti semula. Ini sekaligus pelajaran bagi saya untuk selalu waspada ke depannya," kata Kevin.

    Pasangan Kevin / Marcus dan anggota Skuad Merah-Putih lainnya sebenarnya direncanakan berlaga di tiga turnamen yang bakal berlangsung secara simultan di Impact Arena, Bangkok. Diawali dua turnamen berkategori BWF Super 1000, yaitu Yonex Thailand Open yang berlangsung pada 12-17 Januari dan Toyota Thailand Open (19-24 Januari).

    Selain itu, bagi delapan pemain atau pasangan dengan peringkat terbaik akan melanjutkan bertarung di Final BWF World Tour 2020 (27-31 Januari).

    Pelatih kepala ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, menyatakan bahwa keputusan untuk tidak mengikutsertakan pasangan Kevin / Marcus diambil sejak awal Kevin Sanjaya Sukamuljo divonis positif Covid-19. Dia menyatakan mereka sengajar baru mengumumkan masalah ini untuk menjaga semangat anggota Skuad Merah Putih lainnya.

    "Kalau pun tes usap terakhir Kevin negatif, menurut saya dia tetap tidak laik untuk bertanding di tiga kejuaraan yang sangat berat ini. Persiapannya juga tidak cukup," kata Herry.

    "Makanya, keputusannya jelas. Kevin tidak kita bawa ke Bangkok dan harus menjalani isolasi mandiri biar memulihkan kesehatannya dulu.” 

    Meskipun Kevin / Sanjaya absen, tim Indonesia masih tetap diunggulkan untuk meraih gelar di nomor ganda putra pada tiga turnamen itu. Pasangan senior Hendra Setiawan / Mohamad Ahsan akan menjadi unggulan pertama.

    Selain itu Indonesia juga akan menurunkan pasangan muda Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan Pramudya Kusumawardana. Keduanya mendapatkan tempat di ajang tersebut setelah tim Cina memutuskan mundur dari dua pergelaran Thailand Open plus Final BWF World Tour tersebut.

    PBSI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.