Kemenpora Pertimbangkan Atlet di PON Papua Masuk Prioritas Vaksin Covid-19

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menpora Zainudin Amali. Antara

    Menpora Zainudin Amali. Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyatakan bakal mengupayakan agar atlet yang tengah menjalani pemusatan latihan daerah menuju PON Papua untuk menjadi prioritas saat vaksinasi COVID-19. Prioritas vaksin diberikan jika setiap daerah sudah memiliki daftar atlet yang akan bertanding di PON Papua yang digelar Oktober mendatang.

    "Untuk atlet pelatda (pelatihan daerah) PON kalau sudah ada daftarnya dari masing-masing daerah, kami bisa juga tanyakan apakah memungkinkan untuk mendapatkan vaksin juga di tahun ini," ucap Zainudin usai rapat kerja sama pengembangan sport tourism yang diikuti secara virtual di Jakarta, Selasa, 5 Januari 2021.

    Untuk saat ini, Kemenpora masih merampungkan pendataan penerima vaksin COVID-19 tahap awal bagi para atlet dan pelatih yang akan ikut dalam kegiatan olahraga yang dijadwalkan digelar dalam waktu dekat.

    Terdapat beberapa kegiatan olahraga besar yang akan diikuti oleh Indonesia pada tahun ini. Mulai dari single event hingga multi event, di antaranya Olimpiade Tokyo pada Juli hingga Agustus dan SEA Games 2021 Vietnam pada November. Sementara untuk kegiatan single event, ada pelaksanaan Piala Thomas dan Uber, Piala Sudirman, serta rangkaian turnamen super series di cabang bulu tangkis.

    “Kami yang menentukan kapan mereka diperbolehkan latihan dan bertanding. Sementara yang menentukan siapa akan mendapatkan prioritas ke berapa (yang menentukan kapan disuntik vaksinnya) adalah pihak yang akan memberikan vaksinnya tersebut," ujar politikus Partai Golkar tersebut.

    Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin produksi Sinovac sudah tiba di Indonesia pada 6 Desember 2020, dan 1,8 juta dosis tambahan pada 31 Desember 2020. Dengan begitu, sudah ada 3 juta vaksin Sinovac di Indonesia dan sudah didistribusikan ke berbagai daerah di Tanah Air.

    Dalam waktu dekat, 15 juta bulk vaksin dari Sinovac yang akan dimanufaktur Bio Farma akan tiba di Indonesia. Selain Sinovac, pemerintah juga sudah mengamankan jenis vaksin COVID-19 lainnya, seperti AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.