MotoGP: Valentino Rossi Desak Yamaha Cari Cara Tingkatkan Performa Mesin

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap MotoGP, Valentino Rossi menjelang tampil di Circuit Bugatti, Le Mans, Prancis, 10 Oktober 2020. Setelah dinyatakan positif pada tes PCR, Selasa lalu yang membuat kembalinya diragukan untuk bergabung dengan tim MotoGP, Rossi mencatat hasil tes negatif Covid-19, Kamis kemarin. Artinya, juara dunia sembilan kali MotoGP ini dapat mengakhiri masa isolasi dirinya dan terbang ke Valencia. REUTERS/Stephane Mahe

    Pembalap MotoGP, Valentino Rossi menjelang tampil di Circuit Bugatti, Le Mans, Prancis, 10 Oktober 2020. Setelah dinyatakan positif pada tes PCR, Selasa lalu yang membuat kembalinya diragukan untuk bergabung dengan tim MotoGP, Rossi mencatat hasil tes negatif Covid-19, Kamis kemarin. Artinya, juara dunia sembilan kali MotoGP ini dapat mengakhiri masa isolasi dirinya dan terbang ke Valencia. REUTERS/Stephane Mahe

    TEMPO.CO, JakartaValentino Rossi yakin Yamaha masih bisa menemukan cara untuk meningkatkan performa mesin untuk tahun 2021. Ia yakin performa mesin bisa diatasi meski adal larangan pengembangan mesin yang diberlakukan MotoGP untuk mengatasi pembiayaan selama pandemi Covid-19.

    "Mesinnya macet tapi itu bukan alasan. Maksud saya, di MotoGP sekarang, Anda bisa membuat banyak hal untuk meningkatkan performa," kata dia dikutip dari Crash, Rabu, 6 Januari 2021.

    Ia meneruskan, “Dari sisi elektronik, dari cara mendinginkan mesin dengan menjaga suhu mesin tetap rendah, dan knalpot pipa. Jadi, meskipun Anda tidak dapat masuk ke dalam mesin, Anda memiliki banyak aspek lain yang dapat ditingkatkan. Bagi saya, jika Yamaha bekerja dengan baik dan ke arah yang benar, kami dapat melakukannya dengan lebih baik."

    Larangan pengembangan mesin membuat sebagian besar tim harus menggunakan desain mesin yang sama dari awal musim 2020 hingga akhir MotoGP 2021. Satu-satunya pengecualian adalah Aprilia dan KTM, yang keduanya telah memenuhi syarat untuk paket konsesi teknis.

    Aprilia diizinkan untuk mengembangkan mesinnya seperti biasa sepanjang tahun 2021. Sedangan, KTM dapat memodifikasi desain pada awal musim ini. Hal itu untuk memastikan tim siap menghadapi pengurangan perubahan mesin.

    Di sisi lain, Yamaha, yang berada di bawah tekanan sepanjang MotoGP 2020, mengalami masalah dengan katup yang rusak pada awal musim lalu. Itulah yang membuat tim pabrik melanggar aturan homologasi dengan penggunaan katup yang dibuat oleh dua pemasok berbeda.

    Kabar baik untuk Yamaha, mereka tidak mengalami kegagalan lebih lanjut setelah penampilan di Sirkuit Jerez. Mereka masih unggul dalam kecepatan tertinggi dan karakter sirkuit yang memiliki banyak tikungan. Kelemahan mereka kemungkinan hanya terjadi di lintasan lurus.

    Rossi pun yakin Yamaha bisa meningkatkan performa mesin dengan memperbaiki aspek lain. "Saya harus bekerja keras untuk diri saya sendiri," kata Rossi, yang finis di urutan ke-15 di Motogp 2020. "Kami harus meningkatkan beberapa area seperti saat sesi kualifikasi. Kami kesulitan dibandingkan para pesaing karena mereka mampu memperbaiki semua hal."

    Yamaha berencana untuk mempertahankan alokasi motor pabirkan untuk tga pembalapnya, Maverick Vinales, Fabio Quartararo dan Valentino Rossi. Sedangkan, motor A-Spec akan tetap digunakan untuk runner-up MotoGP 2020, Franco Morbidelli.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?