Protokol Kesehatan Thailand Open Ketat, Begini Siasat Tim Bulu Tangkis Indonesia

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulu tangkis ganda putra Hendra Setiawan (kiri) dan Mohammad Ahsan berlatih jelang All England 2020 di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. Sebanyak 25 atlet Indonesia ikut ambil bagian dan ditargetkan dapat meraih satu gelar dalam turnamen bulu tangkis tertua dunia yang akan berlangsung pada 11-15 Maret 2020 di Birmingham, Inggris. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Pebulu tangkis ganda putra Hendra Setiawan (kiri) dan Mohammad Ahsan berlatih jelang All England 2020 di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. Sebanyak 25 atlet Indonesia ikut ambil bagian dan ditargetkan dapat meraih satu gelar dalam turnamen bulu tangkis tertua dunia yang akan berlangsung pada 11-15 Maret 2020 di Birmingham, Inggris. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, JakartaMeski dalam kondisi penerapan protokol kesehatan yang ketat, tim bulu tangkis Indonesia tetap semangat dalam menjalani latihan pertama di Bangkok, Thailand. Mereka melanjutkan persiapan menghadapi tiga turnamen Asia yang dipusatkan di kota itu sepanjang Januari.

    "Para pemain sangat antusias mengikuti latihan pertama hari ini. Latihan juga berjalan baik, meski harus tetap mengikuti protokol kesehatan ketat yang harus diikuti pemain, pelatih, dan tim pendukung," tutur Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky melalui keterangan tertulis PBSI, Rabu, 6 Januari 2021.

    Latihan pertama digelar di tempat latihan yang berada di komplek Impact Arena, Bangkok. Seluruh anggota timnas begitu antusias menjalani latihan setelah dua hari sebelumnya mendarat di ibukota Negeri Gajah Putih tersebut.

    Untuk menu latihan, manajer tim Aryono Miranat memaparkan anggota timnas menjalani latihan teknik dari pukul 08.30 hingga 11.15. Latihan ini juga sekaligus dipakai untuk pemulihan dan penyegaran setelah dua hari para pemain tidak melakukan latihan.

    "Anak-anak semua dalam kondisi baik. Hari ini jatah latihan pertama hanya dipakai untuk penyegaran dan pemulihan kondisi setelah mendarat di Bangkok hari Senin," kata Aryono.

    Baca juga : 3 Turnamen di Thailand Jadi Ajang Pemanasan Menuju Olimpiade Tokyo

    Ia meneruskan, "Meskipun begitu, di tengah penerapan sejumlah aturan protokol kesehatan yang menurut saya berlebihan, saya lihat para pemain begitu semangat. Ini nilai positifnya." 

    Ia menceritakan, demi menjaga kesehatan dan keselamatan peserta, panitia menerapkan protokol kesehatan sangat ketat. Misalnya lapangan yang setelah digunakan berlatih tidak boleh langsung dipakai tim negara lain, namun harus dibersihkan dan disterilkan lebih dulu.

    "Memang kelihatannya aneh. Tetapi panitia rupanya benar-benar mau menjaga kesehatan dan keselamatan semua pemain," kata laki-laki yang merangkap asisten pelatih ganda putra itu.

    Setelah latihan sesi pagi, peserta dibolehkan kembali ke hotel. Tidak ada kegiatan pada siang dan sore hari. Sebenarnya ada slot sesi latihan fisik di gym selama satu jam mulai pada pukul 20.00, tetapi ofisial memutuskan untuk tidak mengambil kesempatan tersebut karena jadwal yang terlalu larut.

    Tiga turnamen yang diikuti tim Merah Putih itu adalah dua turnamen berkategori BWF Super 1000, yaitu Yonex Thailand Open (12-17 Januari) dan Toyota Thailand Open (19-24 Januari). Selain itu, bagi delapan pemain atau pasangan terbaik akan melanjutkan bertarung di Final BWF World Tour 2020 (27-31 Januari).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.