Bursa Transfer: Mesut Ozil Rela Gajinya Dicicil Arsenal Agar Bisa Pergi

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Arsenal, Mesut Ozil saat mengikuti sesi latihan. Saat ini Arsenal tengah mempersiapkan diri untuk Project Restart Liga Primer Inggris bulan depan. arsenal.com

    Pemain Arsenal, Mesut Ozil saat mengikuti sesi latihan. Saat ini Arsenal tengah mempersiapkan diri untuk Project Restart Liga Primer Inggris bulan depan. arsenal.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Belum ada titik terang soal kepindahan Mesut Ozil dari Arsenal. Namun, pemain Jerman itu kini menawarkan skema yang bisa meringankan The Gunners.

    Ozil, 32 tahun, masih terikat kontrak hingga akhir musim ini. Namun, ia sudah tak masuk dalam rencana pelatih Mikel Arteta sejak musim lalu dan tak pernah lagi dimainkan.

    Namanya sudah berkali-kali dikaitkan dengan kepindahan dari Emirates Stadium. Namun, harga dan gajinya yang tinggi selalu menjadi hambatan.

    Pada bursa transfer Januari ini, Ozil dikaitkan dengan setidaknya dua klub, yakni Fenerbahce (Turki) dan DC United (Amerika). Namun, negosiasi kepindahannya, termasuk dengan skema pinjaman buat Fenerbahce, menurut The Sun, masih jauh dari memuaskan.

    ADVERTISEMENT

    Media sama mengungkapkan, Ozil sendiri berkeras tak mau merelakan gajinya untuk enam bulan terakhir kontraknya hangus. Maklum, jumlahnya cukup besar, mencapai 350 ribu pound sterling (Rp 6,6 miliar) per pekan. Artinya, dalam enam bulan mendatang masih ada 8,75 juta (Rp 166,5 miliar) yang harus dibayarkan Arsenal padanya.

    Tapi, pemain berdarah Turki itu sadar beban gaji itu akan membuatnya terjebak di Arsenal hingga akhir musim bila tak dilakukan kompromi. Karena itu, menurut The Sun, ia kini menawarkan skema mencicil bagi Arsenal.

    Ia menuntut gajinya tetap dibayar penuh, tapi pelunasannya bisa dicicil hingga tiga tahun ke depan. Artinya, The Gunners bisa membayarnya 68 ribu pound (Rp 1,3 miliar) per pekan hingga musim panas 2023.

    Menurut The Sun, skema yang ditawarkan itu akan menguntungkan bagi Arsenal, karena akan mengurangi beban bulanan. Pengurangan seperti itu akan jadi kabar baik bagi klub Liga Inggris itu di tengah tekanan krisis karena Covid-19.

    Pilihan lain, menurut media asal Inggris itu, Arsenal membayar sisa gaji Ozil secara tunai. Bila dua opsi ini tak disetujui Arsenal, Sang Pemain siap bertahan hingga akhir musim ini, meski tak pernah bermain lagi.

    THE SUN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...