PSBB Jakarta, Pengelola GBK Tutup Fasilitas Olahraga Publik 11 hingga 25 Januari

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga bermain sepak bola di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjelang pemberlakuan kembali PSSB total, di Senayan, Jakarta, Ahad, 13 September 2020. ANTARA/Galih Pradipta

    Warga bermain sepak bola di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjelang pemberlakuan kembali PSSB total, di Senayan, Jakarta, Ahad, 13 September 2020. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (GBK) menutup sementara seluruh fasilitas olahraga publik di kawasan tersebut pada 11-25 Januari.

    Keputusan tersebut ditetapkan sebagai tindak lanjut dari kebijakan pemerintah terkait pembatasan kegiatan masyarakat di wilayah Jawa-Bali.

    “Menghindari kerumunan merupakan salah satu upaya untuk mengurangi penyebaran COVID-19,” demikian pernyataan GBK dalam Twitter-nya @love_gbk, Senin.

    Jika ada yang terlihat berkerumun, petugas pun tak akan segan membubarkan.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menetapkan pengetatan sebagai tindak lanjut arahan Ketua Komite Penanganan COVID-19 Airlangga Hartanto terkait pengendalian mobilitas di beberapa kota di Jawa dan Bali, termasuk Jakarta.

    Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan, Jangka Waktu, dan Pembatasan Aktivitas Luar Rumah PSBB.

    Menurut Anies, DKI Jakarta saat ini mencatat jumlah kasus aktif tertinggi, yaitu di kisaran angka 17.383. Kasus aktif tersebut adalah jumlah orang yang saat ini berstatus positif COVID-19 dan belum dinyatakan sembuh, baik yang dirawat di fasilitas kesehatan maupun di dalam isolasi mandiri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.