UFC: Alasan Dana White Yakin Dustin Poirier Bisa Mengalahkan Conor McGregor

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petarung MMA asal Amerika, Dustin Poirier. (instagram/@dustinpoirier)

    Petarung MMA asal Amerika, Dustin Poirier. (instagram/@dustinpoirier)

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden UFC Dana White menilai bahwa Dustin Poirier mampu membuat kejutan saat melawan Conor McGregor dalam pertandingan ulang UFC 257. Mantan juara kelas ringan sementara itu akan bertanding ulang dengan rival lamanya di kelas bulu seminggu pada hari Sabtu, 23 Januari 2021, di acara utama UFC 257 di Abu Dhabi.

    Poirier menderita kekalahan KO pada ronde pertama dari Conor McGregor enam tahun lalu di UFC 178. Namun, White yakin Poirier bisa mengalahkan petarung Irlandia itu pada pertemuan keduanya. "Saya baru saja melihat sesuatu dari Poirier kemarin. 'Jika kamu berpikir bahwa aku orang yang sama yang melawan Conor terakhir kali, kamu gila. Kamu akan melihatnya bertarung," ujar dia dikutip dari The Sun, Kamis, 14 Januari 2021.

    White percaya bahwa jadwal UFC untuk kedua petarung datang pada waktu yang tepat. Menurut dia, keduanya telah mengalami peningkatan performa secara signifikan dibandingkan pertemuan pertama mereka. "Ini adalah pertarungan yang tepat di waktu yang tepat untuk kedua orang ini. Saya pikir ini akan menyenangkan," kata dia.

    Adapun Dustin Poirier yakin penggemar MMA akan menikmati pertarungan kedua melawan McGregor. Sebab, menurut dia, pertarungan pertama selesai bahkan sebelum kedua petarung berkembang. "Jika Anda berbicara tentang perencanaan permainan, apa yang saya ingin agar kita berdua meneteskan darah dan terluka serta menderita di awal pertarungan."

    "Lalu kita bisa mencari tahu siapa petarung sejati. Itulah yang saya inginkan. Saya ingin kehabisan darah dalam satu menit dari waktu putaran pertama," ujar Poirier. "Saya ingin kami berdua berdarah dan benar-benar harus menggali lebih dalam dan melihat siapa petarung yang lebih baik."

    Dustin Poirier meneruskan, “Saya tidak ingin dibobol lagi, tetapi jika kami bisa mencapai titik di mana kami berdua lelah dan berdarah, maka kami dapat melihat siapa yang memiliki lebih banyak kesabaran, ketahanan, dan keinginan, dan saya pikir saya memenangkan pertarungan sepuluh dari sepuluh kali."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.