MotoGP: Jika Marc Marquez Tidak Siap, Stefan Bradl Siap Jadi Pengganti

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stefan Bradl. REUTERS/Albert Gea

    Stefan Bradl. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap uji Repsol Honda Stefan Bradl menyatakan kesiapannya untuk menggantikan Marc Marquez untuk awal jadwal MotoGP 2021. Ia siap karena Marc masih harus menjalani masa pemulihan akibat cedera patah tulang lengan kanan musim lalu. "Akan ideal jika saya bisa menjalankan balapan pertama menggantikan Márquez," kata dia dikutip dari Motosan, Selasa, 19 Januari 2021.

    Stefan Bradl adalah pengganti Marc Marquez sepanjang musim MotoGP 2020. Musim ini, ia akan melanjutkan pekerjaan sebagai pembalap uji Honda. Dengan masih cederanya Marc, Stefan Bradl masih menjadi alternatif Repsol Honda untuk menggantikan juara dunia enam kali MotoGP tersebut.

    "Fokus utama saya sekarang adalah 2021, saya dalam kondisi fisik yang sangat baik setelah musim 2020. Saya meninggalkan musim pada akhir November dengan kondisi fisik yang sangat bagus," kata Bradl. "Saya berharap untuk mengikuti semua tes musim dingin. Dua hari di Jerez dan di Qatar pada bulan Maret. Saya yakin HRC akan merencanakan sesuatu di bulan Februari."

    Stefan Bradl meneruskan, “Jika saya benar-benar bisa menjalankan beberapa balapan pertama, alih-alih menggantikan Marc Marquez, itu akan ideal. Maka saya tidak akan menunggu selama lima bulan seperti tahun 2020. Dari tes Sepang pada Februari ke Brno pada Agustus, itu bisa membawa momentum saat tes musim dingin hingga masuknya Grand Prix di Jerez ”.

    Baca juga : MotoGP 2021: Marc Marquez Masih Konsumsi Antibiotik, Belum Bisa Mulai Latihan

    Ia mengakui tidak terlalu siap untuk menggantikan Marc musim lalu. Bradl hanya beberapa kali menguji motor RC213V sebelum musim berjalan. "Ketegangan mental lebih intens. Tiba-tiba saya duduk di lubang Marc Márquez. Dengan itu, saya sebenarnya lebih berjuang secara mental daripada fisik."

    Mantan pembalap superbike itu pun gagal beradaptasi dengan cepat ke Honda. “Itu membuat depresi. Tetapi Anda dapat melihat bahwa hasilnya semakin baik dan lebih baik, celah saya dengan pembalap lain semakin sempit. Mencoba dan berlari pada saat yang sama tidak berhasil pada awalnya. "

    Hasil itu berbuah pada peampilannya di MotoGP Le Mans. Saat itu, ia berhasil menembus posisi kesembilan hasil balap. "Anda pasti bisa melihat tren peningkatan. Motornya menjadi lebih kompetitif, yang juga terlihat dari kesuksesan Alex Marquez. Kami juga telah mengubah beberapa hal secara internal. Kami lebih memfokuskan pekerjaan kami pada kinerja," kata Stefan Bradl.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.