Strategi Suzuki di MotoGP 2021: Saling Tukar Data Joan Mir dan Alex Rins

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, dan Alex Rins dari Tim Suzuki Ecstar beraksi saat balapan MotoGP Eropa di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Ahad, 8 November 2020. REUTERS / Juan Medina

    Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, dan Alex Rins dari Tim Suzuki Ecstar beraksi saat balapan MotoGP Eropa di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Ahad, 8 November 2020. REUTERS / Juan Medina

    TEMPO.CO, JakartaDirektur tim Suzuki Ecstar Shinichi Sahara mewajibkan dua pembalap MotoGP, Joan Mir dan Alex Rins berbagi data untuk pengembangan motor GSX-RR. Strategi berbagi data ini digunakan untuk Suzuki dalam menghadapi MotoGP 2021.

    "Kami harus menghindari kesalahan serius mengenai arah pengembangan lewat berbagai data yang kami kumpulkan dari dua karakter berbeda pada pembalap kami," ujar Sahara dikutip dari laman resmi Suzuki, Selasa, 19 Januari 2021.

    Sahara menyebut dengan berbagi data ini secara tak langsung bakal menjadi cara bagi Suzuki untuk menjaga kekompakan kedua pembalapnya. Rins dalam musim 2020 memang menjadi pembalap utama, tetapi kompatriotnya sukses mencetak sejarah di MotoGP sebagai juara.

    Dengan raihan yang dibukukan Joan Mir, pembalap asal Spanyol itu tentu ingin menyabet status sebagai pembalap utama tim pabrikan asal Jepang tersebut. Namun, bagi Sahara, baik Mir maupun Rins akan diperlakukan sama. Meski bersaing, ia berharap kedua pembalapnya tetap kompak.

    Baca juga : MotoGP: Jika Marc Marquez Tidak Siap, Stefan Bradl Siap Jadi Pengganti

    "Baik Joan maupun Alex sangat memahami apa keuntungan dari berbagi data dan ini membantu pengembangan motor kami agar lebih kompetitif bagi keduanya," kata Sahara.

    Di satu sisi, Sahara tetap menaruh harapan kepada Alex Rins untuk bisa mencapai performa terbaiknya musim mendatang. "Kita akan melihat Alex akan semakin kuat, bertarung sengit dengan tandemnya. Tahun lalu, ia sangat bugar namun kemudian cedera. Hal ini pun sangat memengaruhi performanya sepanjang musim," kata dia.

    Sementara mengenai perpisahannya dengan manajer Suzuki Davide Brivio, Sahara tak ingin terus-terusan tenggelam dalam kesedihan. Ia yakin, meski ditinggal Brivio, fondasi Suzuki tak akan berubah.

    "Kami akan bekerja sesuai dengan apa yang kami tahu, dan bahkan lebih dari sebelumnya setelah kami memenangi kejuaraan. Sikap kami tidak pernah berubah: kami akan berusaha untuk memperebutkan gelar MotoGP dengan dua pembalap kuat kami, Joan Mir dan Alex Rins," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.