Luhut Binsar Pandjaitan Dinilai Layak Pimpin PB PASI

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan seusai menghadiri diskusi bertajuk 'Merajut Konektivitas Ibu Kota Negara' di Jakarta Pusat, Rabu, 26 Februari 2020. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan seusai menghadiri diskusi bertajuk 'Merajut Konektivitas Ibu Kota Negara' di Jakarta Pusat, Rabu, 26 Februari 2020. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mulai mendapatkan dukungan untuk menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI). Penasihat PASI Sumatera Utara, Drs Chairul Azmi Hutasuhut, menyatakan bahwa Luhut merupakan sosok yang layak untuk menggantikan Bob Hasan.

    Menurut Chairul, mencari figur ketua umum untuk PB PASI bukan hal yang mudah. Pasalnya, PASI selama ini sangat tergantung terhadap (Alm) Bob Hasan yang memimpin organisasi itu sejak tahun 1976 hingga 2020.

    "Bukan ingin membandingkan dengan induk organisasi lain, tetapi sejak menjadi ketua umum PB PASI tahun 1976 hingga Bob Hasan wafat 31 Maret 2020, perjalanan dan kebutuhan organisasi lancar, tidak pernah menjadi masalah,” kata Chairul.

    Selain itu, Chairul juga menilai Luhut memiliki pengalaman untuk memimpin organisasi olahraga. Karena itu, dia menilai pria berusia 73 tahun itu cocok untuk menjadi Ketua Umum PB PASI.

    "Dia juga berpengalaman dua periode memimpin PB Federasi Olahraga Karate do Indonesia (FORKI). Karena itu kemampuan dan kapasitas Luhut sepertinya tidak perlu diragukan,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum KONI Sumut itu.

    Baca: Luhut Binsar Pandjaitan Dipastikan Bersedia Dicalonkan Jadi Ketum PB PASI

    Chairul menyatakan Luhut pun telah menyatakan kesediaannya memimpin PB PASI. Hal itu dituangkannya secara langsung lewat surat tertanggal 19 Januari 2021, bahwa dia bersedia dicalonkan dan dipilih menjadi Ketua Umum PB PASI pada Munas yang direncanakan digelar di Jakarta pada Senin pekan depan, 25 Januari 2021.

    Kesediaan Luhut ini, kata Chairul, harus diapresiasi dan tidak disia-siakan insan atletik Tanah Air. Luhut juga diyakini mampu berkomunikasi dengan memiliki hubungan baik dengan pemerintah maupun pihak swasta.

    Chairul optimistis, di bawah kepemimpinan Luhut, program pembinaan atletik Indonesia nantinya akan berjalan lebih baik dan pembinaan di daerah akan lebih bergairah.

    Sebelumnya, Juru Bicara Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi, memastikan Luhut Binsar Pandjaitan bersedia dicalonkan menjadi Ketum PB PASI. Dia menyatakan siap mengikuti proses pemilihan yang akan digelar pada musyawarah nasional.

    Posisi Ketua Umum PB PASI kosong setelah meninggalnya pengusaha Bob Hasan yang menduduki posisi itu dalam 44 tahun terakhir. Dia meninggal pada Maret tahun lalu dan PB PASI akhirnya menunjuk Mayjen (Purn) Zacky Anwar Makarim sebagai pelaksana tugas ketua umum.

    Sekretaris Umum PB PASI, Tigor M Tanjung sebelumnya telah menyatakan bahwa pihaknya mereka telah membentuk Tim Penjaringan Calon Ketua Umum PB PASI. Tim tersebut melakukan pendekatan terhadap calon potensial dan juga menerima calon yang ingin mencalonkan diri secara langsung.

    Selain Luhut Binsar Panjaitan, sejumlah nama besar seperti Sandiaga Uno, Erick Thohir, Prabowo Subianto hingga Bambang Soesatyo sempat mencuat ke permukaan untuk menjadi calon ketua PB PASI. Meskipun demikian, para calon tersebut tampak belum menyatakan mereka bersedia maju untuk mengurusi olahraga atletik Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.