Dewan Olimpiade Tegaskan Tidak Ada Upaya Pembalatan Penyelenggaraan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meningkatnya kasus Covid-19 disebut menjadi alasan pemerintah Jepang untuk melakukan pembatalan ajang tersebut. Pada awal Januari lalu, Tokyo disebut sempat mengalami lonjakan kasus lebih dari 50 persen.

    Meningkatnya kasus Covid-19 disebut menjadi alasan pemerintah Jepang untuk melakukan pembatalan ajang tersebut. Pada awal Januari lalu, Tokyo disebut sempat mengalami lonjakan kasus lebih dari 50 persen.

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Eksekutif Komite Olimpiade Internasional (IOC) akan melakukan pertemuan pada Rabu dengan agenda utama membahas Olimpiade Tokyo. Namun mereka memastikan bahwa pembahasan itu tidak mengarah pada upaya pembatalan.

    Dalam waktu kurang dari enam bulan menjelang penyelenggaraan Olimpiade, dewan akan akan memberikan penjelasan terkait vaksinasi atlet, pengunjung internasional, kehadiran penonton, serta peraturan keselamatan pada pertemuan virtual besok, menurut laporan Reuters.

    Namun IOC kini berada dalam situasi yang sama seperti bulan Maret tahun lalu, ketika mereka dipaksa untuk menunda Olimpiade selama satu tahun karena pandemi Covid-19 yang membuat semua kegiatan olahraga di seluruh dunia ditangguhkan.

    Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga berpegang teguh pada komitmen pemerintah untuk menjadi tuan rumah Olimpiade. Pekan lalu, para pejabat negara tersebut membantah laporan di surat kabar Times Inggris, yang menyebut Tokyo akan membatalkan lagi agenda tersebut.

    Baca juga: Perdana Menteri Jepang Bantah Olimpiade Tokyo Dibatalkan

    Jajak pendapat di Jepang menunjukkan bahwa publik sangat menentang penyelenggaraan Olimpiade di tengah pandemi. Namun IOC menegaskan tidak ada rencana cadangan untuk Tokyo.

    "Enam bulan sebelum Olimpiade, seluruh gerakan Olimpiade menantikan upacara pembukaan pada 23 Juli," kata Presiden IOC Thomas Bach dalam pesannya kepada penyelenggara pada hari Sabtu.

    Bach mengakui bahwa pelaksanaan Olimpiade akan membutuhkan usaha besar, tetapi ia menambahkan bahwa acara olahraga besar sudah berlangsung di seluruh dunia tanpa ketersediaan vaksinasi yang luas terhadap virus tersebut.

    Namun, sebagian besar Jepang sekarang berada dalam keadaan darurat karena gelombang ketiga infeksi Covid-19. Jika Olimpiade dilanjutkan, tidak diragukan lagi penyelenggaraannya akan sangat berbeda dari edisi sebelumnya.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada Senin bahwa mereka memberikan saran manajemen risiko kepada IOC dan otoritas Jepang selama Olimpiade Tokyo. Menurut mereka prioritas utamanya ialah memvaksinasi petugas kesehatan di seluruh dunia terhadap Covid-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.