Hasil BWF World Tour Finals: Kalah 2 Game, Greysia / Apriyani Gagal ke Semifinal

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Greysia Polii/Apriyani Rahayu. (foto: twitter/@bwfmedia)

    Greysia Polii/Apriyani Rahayu. (foto: twitter/@bwfmedia)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain ganda putri andalan Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, gagal lolos ke semifinal BWF World Tour Finals 2020. Mereka tersingkir setelah dikalahkan pasangan Malaysia, Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean, di Bangkok, Jumat.

    Setelah meraih dua kemenangan, Greysia/Apriyani sebenarnya hanya membutuhkan kemenangan dari satu game lagi untuk lolos. Namun, saat menghadapi Chow/Lee mereka justru tampil tertekan dan langsung kalah dua game.

    Berjuang selama selama 49 menit, Greysia/Apriyani akhirnya takluk 13-21, 17-21. Hasil itu membuat mereka terlempar ke posisi ketiga klasemen Grup A.

    Pada pertandingan lain di grup sama, pasangan Korea Lee So Hee/Shin Seung Chan mengalahkan wakil Malaysia Vivian Hoo/Yap Cheng Wen dengan skor 21-12, 21-16. Dengan demikian Chow/Lee dan Lee/Shin lolos ke semifinal dari grup ini.

    Indonesia masih memiliki peluang lolos lewat Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Adapun Anthony Sinisuka Ginting sudah tersingkir karena dua kali kalah.

    Baca Juga: Jadi Ketua PBSI, Firman Agung Sampurna Mulai Latihan Bulu Tangkis 

    Hasil dan jadwal lengkap wakil Indonesia di hari ketiga BWF World Tour Finals (live TVRI)

    Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean (Malaysia): kalah 13-21-, 17-21.

    Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Aaron Chia vs Soh Wooi Yik (Malaysia).

    Anthony Sinisuka Ginting vs Lee Zii Jia (Malaysia).

    Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja vs Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (Malaysia).

    Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti vs Seo Seung Jae/Chae Yujung (Korea).

    Selanjutnya: Hasil hari pertama dan kedua


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.