Liga Prancis: Suporter Marseille dan Saint-Etienne Ngamuk, Serbu Tempat Latihan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi suporter bola. REUTERS/Dylan Martinez

    Ilustrasi suporter bola. REUTERS/Dylan Martinez

    TEMPO.CO, Jakarta - Kemarahan suporter terjadi di dua klub berbeda di ajang Liga Prancis, Marseille dan Saint-Etienne. Amukan suporter itu bahkan membuat laga Marseille dan Rennes ditunda.

    Pertandingan Marseille vs Rennes, yang harusnya berlangsung Sabtu malam, batal digelar akibat ulah suporter yang mengamuk dan menyerbu pusat latihan Marseille.

    Dikutip dari Reuters yang melansir RMC Sport, dilaporkan ratusan suporter berupaya untuk menerobos pusat latihan Marseille beberapa jam sebelum laga dimulai.

    Massa yang diperkirakan berjumlah 150 hingga 200 orang itu bahkan terlihat membakar pohon dengan suar yang dinyalakan di sepanjang jalan menuju lokasi latihan.

    ADVERTISEMENT

    "Mengingat insiden yang terjadi sore ini di pusat pelatihan Olympique de Marseille, pertandingan Marseille vs Stade Rennais ditunda," kata otoritas Liga Prancis (LFP) dalam sebuah pernyataan dikutip dalam Reuters.

    Kekesalan suporter itu berawal dari hasil buruk yang dialami Marseille pada musim ini. Mereka hancur lebur di Liga Champions dan menempati posisi ketujuh di kompetisi domestik. Marseille memiliki gap 14 poin dari pemuncak klasemen, Lyon.

    Bahkan dalam lima pertandingan terakhir mereka menelan tiga kekalahan beruntun, sekali menang, dan satu hasil imbang.

    Dalam aksinya, suporter juga membawa spanduk yang menuntut presiden klub Jacques-Henri Eyraud untuk mundur dari posisinya karena dianggap tak bisa membawa Marseille meraih prestasi.

    Secara terpisah d hari yang sama suporter Saint-Etienne menyerbu pusat latihan tim kesayangannya untuk meminta Les Verts (Si Hijau) segera bangkit.

    Protes itu menyusul rentetan hasil buruk Saint-Etienne pada musim ini yang terjerembab pada posisi 16 dengan hanya mengoleksi 19 poin dari empat kali menang, tujuh kali imbang, dan 10 kali kalah.

    Kekesalan suporter memuncak saat timnya hancur lebur 0-5 kala menjamu Lyon dalam derbi Rhone-Alpes. Laporan media Prancis, Le Progres, suporter yang berjumlah sekitar 300 orang itu berteriak mengintimidasi sebelum menduduki pusat latihan.

    "Kami ingin tim yang layak untuk penontonnya," teriak mereka.

    Mereka lalu menduduki halaman Stadion Aimé-Jacquet ketika para pemain Saint-Etienne tengah berlatih. Para pemain kemudian berdiskusi selama seperempat jam sebelum suporter meninggalkan tempat latihan dengan damai.

    Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Spanyol Terkini: Real Madrid Keok

    Saat berangsur pergi, para pendukung meninggalkan pesan lewat spanduk agar pemain bermain dengan kehormatan demi lambang di dada. Saint-Etienne akan bertandang ke Nice, Minggu.
    Liga Prancis Sabtu malam masih diisi laga Montpellier vs Lens yang berakhir 1-2.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.