Maria Kristin Fantastis di Prancis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Paris: Pebulutangkis putri nomor wahid Indonesia, Maria Kristin Yulianti, membukukan langkah fantastis di babak pertama setelah menumbangkan Zhu Lin asal Cina di turnamen Prancis Terbuka, Rabu (29/10) malam.

    Kemenangan atas unggulan kelima ini sekaligus membalas kekalahan Maria oleh lawan yang sama pada turnamen Indonesia Terbuka, Juni silam. Saat itu, Maria takluk lewat pertarungan menegangkan selama tiga set, 21-18, 17-21, 21-14 dalam waktu 1 jam 18 menit.

    Aksi balas dendam di Pirre de Coubertin Stadium, Paris, itu begitu manis lantaran Maria berhasil mengalahkan Zhu Lin dengan angka yang lebih mudah, 21-15, 21-14, dalam tempo setengah jam saja. Demikian seperti yang dikutip dari situs turnamen.

    "Ini merupakan langkah yang bagus bagi Maria. Mudah-mudahan bisa membuat dia termotivasi dalam babak-babak selanjutnya," kata Christian Hadinata, Kepala Subbidang Pelatnas Pengurus Besar PBSI, kepada Tempo, Rabu malam.

    Di babak kedua, Maria diprediksi bertemu Yu Hirayama asal Jepang. Bila mampu menang atas Yu, Maria memiliki kesempatan untuk membalas dendam atas pemain Cina lainnya, Lu Lan di perempatfinal turnamen berhadiah total US$ 200 ribu (sekitar Rp 3 miliar) itu. Lu Lan meneruskan langkah ke babak kedua setelah menundukkan pemain putri Indonesia lainnya, Adrianti Firdasari, 23-21, 21-17.

    Sejak mengalahkan Lu Lan pada perebutan perunggu di Olimpiade Beijing silam, Maria belum pernah lagi memenangkan pertarungan melawan musuh bebuyutannya tersebut. Dua kali pertemuan terakhir mereka di turnamen Super Series -- Jepang Terbuka dan Denmark Terbuka -- dua kali pula Maria takluk.

    "Meski dua kali menelan kekalahan atas Lu Lan di dua turnamen Super Series terakhir, namun Maria selalu memberikan perlawanan ketat. Kalau bisa fokus dan lebih stabil, saya pikir Maria akan mampu membalaskan dendamnya," ucap Christian lagi.

    Selain Maria, kemenangan juga digapai pasangan campuran Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita yang menundukkan duet Inggris, Chris Addock/Gabrielle White. Tapi, pasangan baru-muka lama Flandy Limpele/Greysia Polii gagal melaju ke ronde selanjutnya setelah menyerah atas unggulan keenam, David Lindley/Suzanne Rayappan dari Inggris, 17-21, 9-21.

    Smpai berita ini diturunkan, para pemain pelatnas utama masih bertanding di babak pertama malam ini, termasuk di dalamnya Sony Dwi Kuncoro dan Taufik Hidayat.

    Bobby Chandra


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.