Tenis: Nick Kyrgios Kena Sanksi Setelah Hancurkan dan Lempar Raket ke Tribun

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Petenis Australia Nick Kyrgios (Instagram/k1ngkyrg1os)

    Petenis Australia Nick Kyrgios (Instagram/k1ngkyrg1os)

    TEMPO.CO, JakartaNick Kyrgios mendapat sanksi berupa pengurangan poin karena perilakunya yang tidak sportif dengan melemparkan raketnya ke tribun dan melontarkan kata-kata kotor. Aksi buruk petenis Australia itu dilakukan setelah kalah dikalahkan Coric 6-3 6-4 di turnamen Murray River Open, Melbourne Park, Jumat.

    Masalah Kyrgios ini berawal saat dia berjuang dengan rasa sakit di lutut kiri sehingga membutuhkan perawatan di tengah pertandingan turnamen tenis pemanasan Australia Open tersebut.

    "Saya tidak bisa melakukan servis dengan menahan rasa sakit ini. Ketika saya menapak, rasanya tidak stabil," kata Kyrgios kepada pelatihnya di sela-sela pertandingan, sebagaimana dikutip Reuters dari media lokal.

    "Saya mungkin hanya akan memainkan satu pertandingan lagi. Saya melakukan servis dengan kecepatan 170 (kph), bukan 220."

    Petenis berusia 25 tahun itu, yang memulai turnamen pertamanya setelah hampir satu tahun beristirahat total karena pandemi COVID-19, terus memaksakan diri dan sempat diperingatkan wasit karena melontarkan sumpah-serapah pada kedudukan 4-4 di set kedua.

    Setelah servisnya dipatahkan lawan, dia menghancurkan raketnya dan kemudian melemparkannya ke tribun kosong.

    Baca Juga: Rossi dan Pembalap VR46 Tunda Tes di Portugal

    Pada Rabu, Nick Kyrgios meminta jaminan dari panitia turnamen bahwa dia tidak akan didenda oleh ATP atas perilakunya saat melawan Harry Bourchier di babak terakhir sebelum kemudian setuju untuk bermain.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.