Jadwal MotoGP 2021: PPKM Hambat Proses Homologasi Sirkuit Mandalika

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara bentuk salah satu tikungan lintasan sirkuit saat pengerjaan lapisan atas badan jalan Mandalika MotoGP Street Circuit,  di The Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Ahad, 20 Desember 2020. Saat ini konstruksi Jalan Kawasan Khusus (JKK) yang dapat berfungsi sebagai sirkuit jalanan MotoGP ditargetkan rampung pada Juni 2021. ANTARA /Ahmad Subaidi

    Foto udara bentuk salah satu tikungan lintasan sirkuit saat pengerjaan lapisan atas badan jalan Mandalika MotoGP Street Circuit, di The Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Ahad, 20 Desember 2020. Saat ini konstruksi Jalan Kawasan Khusus (JKK) yang dapat berfungsi sebagai sirkuit jalanan MotoGP ditargetkan rampung pada Juni 2021. ANTARA /Ahmad Subaidi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sadikin Aksa mengatakan pihaknya masih terus berkomunikasi dengan Federasi Balap Motor Internasional (FIM) perihal proses homologasi Sirkuit Mandalika. Menurut Sadikin, proses homologasi itu akan menjadi penentu utama kesiapan Sirkuit Mandalika untuk menggelar MotoGP musim 2021. "Semua tim dari FIM tertunda karena Covid-19," ujar Sadikin saat dihubungi Tempo, Senin, 8 Februari 2020.

    Sadikin menyebutkan Tim FIM sempat menjadwalkan kunjung ke Sirkuit Mandalika pada Januari lalu. Namun, rencana itu batal setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKMM) di Kawasan Jawa-Bali untuk menurunkan tingkat penyebaran virus SARS Cov-2 di Indonesia. "Orang asing nggak boleh masuk ke Indonesia," kata dia menjelaskan alasan tertundanya proses homologasi Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

    Menurut dia, proses homologasi yang merupakan tahapan verifikasi kesiapan Indonesia menggelar MotoGP masih terus berjalan. "Proses sudah jalan, paper work udah di FIM," ujar Sadikin Aksa.

    Sebelumnya, Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna, pemegang hak komersial MotoGP, menjelaskan posisi Sirkuit Mandalika yang saat ini masih menjadi sirkuit cadangan di kalender provisional MotoGP 2021. Sirkuit Mandalika berada di dalam daftar cadangan bersama Sirkuit Algarve di Portugal dan Sirkuit Igora di Rusia.

    Baca juga : Lombok Tengah Sempat Banjir, Apa Kabar Pembangunan Sirkuit Mandalika?

    Kalender provisional itu kemungkinan besar masih bisa berubah karena situasi pandemi yang tidak menentu. Posisi Mandalika sebagai sirkuit cadangan berarti tanggal penyelenggaraan akan sangat bergantung kepada penyelesaian pembangunan trek dan proses homologasi serta pengujian.

    Menurut Ezpeleta, dikutip dari situs MotoGP, "Kami mengakui upaya besar dari banyak pemangku kepentingan dalam proyek ini. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan kementeriannya atas komitmen mereka membawa International Motorsport ke Indonesia pada 2021." 

    Ezpeleta juga menghargai upaya Asosiasi Grand Prix Mandalika (MGPA) dalam pengembangan infrastruktur pendukung Grand Prix dan fokus dalam pengerjaan konstruksi Sirkuit Mandalika. Menurut dia, istilah venue atau tanggal cadangan mungkin terdengar baru kepada para fan MotoGP setempat, tetapi posisi itu umum bagi sirkuit yang masih dalam tahap konstruksi.

    "Fokusnya harus kepada konstruksi, homologasi dan juga pengujian, khususnya karena ini adalah sirkuit jalanan baru. Terdapat kemungkinan perubahan terjadi terhadap kalender provisional dan segera setelah kami mendapatkan gambaran yang lebih jelas, tentunya tergantung pada konstruksi dan pengujian, kami dapat memulai mendiskusikan kemungkinan tanggal untuk Grand Prix pada 2021." 

    Meski begitu, Ezpeleta menekankan bahwa Indonesia merupakan pasar yang penting bagi MotoGP. Ia berharap GP Indonesia di Sirkuit Mandalika segera hadir setelah 23 tahun absen di balap motor kelas utama tersebut. "Kami telah bekerja dengan tim di MGPA selama empat tahun terakhir, mereka mendapat kepercayaan kami dan proyek ini telah mendapat dukungan dari Presiden Indonesia yang kami terima pada Maret 2019 di Istana Bogor. Kami senang jika Indonesia bisa kembali sesegera mungkin," kata Carmelo Ezpeleta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.