PT LIB Mau Temui Polisi Bahas Liga 1, Bawa Video Simulasi Protokol Kesehatan

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian mengenakan masker saat melakukan penjagaan pertandingan Liga 1 2020 antara Bali United melawan Madura United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Ahad, 15 Maret 2020. PSSI akan menghentikan sementara kompetisi Liga 1 dan Liga 2 terkait penyebaran COVID-19 atau virus Corona. ANTARA/Fikri Yusuf

    Petugas kepolisian mengenakan masker saat melakukan penjagaan pertandingan Liga 1 2020 antara Bali United melawan Madura United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Ahad, 15 Maret 2020. PSSI akan menghentikan sementara kompetisi Liga 1 dan Liga 2 terkait penyebaran COVID-19 atau virus Corona. ANTARA/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) Akhmad Hadian Lukita mengatakan bahwa video kegiatan simulasi protokol kesehatan pencegahan COVID-19 di Liga 1 2021 akan diberikan ke kepolisian. "Video itu untuk melengkapi dokumen protokol kesehatan. Jadi agar lebih jelas penerapan protokol kesehatannya," ujar Akhmad Hadian di Jakarta, Senin, 8 Februari 2021.

    PT LIB melakukan simulasi protokol kesehatan pertandingan Liga 1 pada Ahad, 7 Februari 2021, di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta. Kegiatan itu sendiri berlangsung lebih cepat satu hari dari rencana karena alasan cuaca. Saat itu, cuaca sedang mendukung di tengah Jakarta yang kerap dilanda hujan pada beberapa hari terakhir.

    Selain untuk mendokumentasikan dengan video, simulasi tersebut juga ditujukan untuk melihat kesiapan seluruh perangkat dan ofisial yang terlibat dalam melaksanakan Liga 1 dan Liga 2 2021 di tengah pandemi COVID-19.

    Baca juga : Bersiap ke SEA Games 2021, Timnas U-22 Akan Dikirim ke Uni Emirat Arab dan Korea

    Adapun Direktur Operasional PT LIB sekaligus Kepala Satuan Tugas COVID-19 Liga 1 dan Liga 2, Sudjarno, menyebut bahwa simulasi protokol kesehatan yang dilakukan LIB mencakup semua aktivitas dari persiapan hingga selesainya sebuah pertandingan. "Simulasi itu mulai dari bagaimana para pemain melakukan swab antigen di hotel, lalu perjalanan di bus, di ruang ganti dan saat pertandingan," tutur Sudjarno.

    Ia menegaskan bahwa setiap adegan protokol kesehatan dalam simulasi mengacu pada petunjuk dari FIFA, AFC dan pemerintah Republik Indonesia. Nantinya, bukan cuma kepolisian yang mendapatkan video tersebut. Menurut Sudjarno, video simulasi itu akan diberikan pula ke semua klub peserta Liga 1 dan Liga 2 Indonesia musim 2021.

    "Memang tidak bisa kita pungkiri, karakteristik setiap stadion pasti berbeda-beda. Namun, paling tidak, tayangan simulasi protokol kesehatan ini dapat dijadikan rujukan dan acuan bagi klub-klub saat mereka menggelar pertandingan di kandang masing-masing. Insya Allah, mudah-mudahan dalam beberapa minggu ke depan video ini sudah bisa tayangkan dan diberikan ke klub-klub," kata dia.

    PSSI dan PT LIB menargetkan Liga 1 dan Liga 2 2021 dapat dimulai setelah Lebaran 2021 pada Mei atau Juni 2021. Saat ini, semua persiapan sudah dilakukan dan tinggal menunggu izin dari Polri agar semuanya bisa berjalan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.