Menjelang Tur Eropa, PBSI Tambah Intensitas Latihan Pelatnas Bulu Tangkis

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Fajar Alfian, dan Muhammad Rian Ardianto menjalani latihan hari kedua di Impact Arena Bangkok, Kamis, jelang pelaksanaan kejuaraan berkelas BWF 1000 Thailand Open 2021 pekan depan. (Antara/PP PBSI)

    Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Fajar Alfian, dan Muhammad Rian Ardianto menjalani latihan hari kedua di Impact Arena Bangkok, Kamis, jelang pelaksanaan kejuaraan berkelas BWF 1000 Thailand Open 2021 pekan depan. (Antara/PP PBSI)

    TEMPO.CO, Jakarta - PBSI dan tim pelatnas bulu tangkis mulai meningkatkan intensitas latihan para atlet menjelang keberangkatan mereka menuju dua turnamen tur Eropa pada Maret mendatang. Kepala Sub Bidang Pengembangan Sport Science PBSI Iwan Hermawan mengatakan bahwa penambahan volume latihan diperlukan untuk meningkatkan daya tahan para atlet pada setiap pertandingan.

    Menurut Iwan, faktor daya tahan menjadi salah satu catatan yang perlu diperbaiki berdasarkan rapat evaluasi atas hasil yang didapat pada tiga seri turnamen di Thailand, Januari lalu. “Saya sudah rapat dengan semua, hal non-teknis ini harus kami antisipasi dan saya menyarankan untuk simulasi di lingkungan pelatnas dengan situasi yang sama seperti di dalam pertandingan yang akan dihadapi,” kata Iwan di Jakarta, Selasa, 9 Februari 2021.

    Iwan menambahkan analisis performa juga diterapkan pada setiap pertandingan. Analisis tersebut dapat membantu tim pelatih untuk mengetahui kekurangan apa saja yang perlu dibenahi sehingga nantinya dapat menjadi sasaran dan fokus perbaikan saat latihan. “Saya juga akan berkoordinasi dengan pelatih untuk menambah volume latihan demi mempertahankan daya tahan yang baik untuk atlet,” ujar dia menambahkan.

    Baca juga : Target Utama All England, PBSI Tarik 5 Atlet Bulu Tangkis dari Swiss Open

    Tak hanya kekurangan teknik, masalah fisik dan gizi juga menjadi perhatian khusus PBSI untuk ditingkatkan. “Saya akui beberapa atlet kondisi fisiknya memang masih kedodoran, jadi secara khusus saya sudah berbicara dengan para pelatih fisik, pekan ini kami akan melihat dulu apa saja yang kurang lalu minggu depan mencoba memenuhi kebutuhan program agar sesuai standarnya, termasuk pemenuhan gizi dan suplemen dari tim medis,” kata Iwan.

    “Untuk beberapa pemain yang overweight juga kami fokuskan kondisi fisiknya agar kembali ideal karena kalau sudah overweight, kerja ototnya dan kerja untuk menggerakkan tubuhnya butuh tenaga ekstra di samping geraknya menjadi lambat. Pada akhirnya ini mempengaruhi daya tahan yang menjadi pondasi dari semua,” ujar dia.

    Setelah melakoni dua turnamen Asia di Thailand, tim bulu tangkis Indonesia selanjutnya akan tampil pada turnamen bulu tangkis tur Eropa Super 300 yang sekaligus merupakan kualifikasi Olimpiade Tokyo 2021. Tur Eropa diawali dengan Swiss Open yang digelar pada 2-7 Maret, lalu diikuti German Open pada 9-14 Maret.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?