Adaptasi Mulus, Bagas Kaffa Merasa Nyaman di Timnas U-22

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas U-22, Bagas Kaffa. (instagram/@bagaskaffaa)

    Pemain Timnas U-22, Bagas Kaffa. (instagram/@bagaskaffaa)

    TEMPO.CO, JakartaBek kanan klub Barito Putera, Amiruddin Bagas Kaffa, mengaku tidak sulit beradaptasi di Timnas U-22 Indonesia yang menjalani pemusatan latihan (TC) persiapan SEA Games 2021 di Jakarta pada 8-28 Februari 2021.

    "Adaptasi tidak terlalu masalah untuk saya karena sudah saling mengenal dengan yang lain," ujar Bagas Kaffa, dikutip dari kanal Youtube PSSI TV di Jakarta, Rabu.

    Bagas memang cukup berpengalaman dilatih oleh juru taktik timnas Indonesia Shin Tae-yong.

    Sudah sejak awal tahun 2020 pemain asal Magelang itu berada di skuad Shin, yang kala itu fokus menangani timnas U-19.

    Selain itu, di timnas U-22 saat ini juga ada rekan-rekannya dari timnas U-19 seperti Pratama Arhan, Braif Fatari, Irfan Jauhari dan Erlangga Setyo.

    Situasi tersebut membuat Bagas merasa nyaman di skuad persiapan SEA Games 2021.

    Apalagi dia bisa mengikuti semua kegiatan dengan baik karena disiplin menjaga kondisi tubuhnya meski liga belum berjalan lantaran pandemi COVID-19.

    "Kondisi saya cukup baik karena saya melakukan persiapan di rumah," tutur saudara kembar penyerang FC Utrecht U-18 Amiruddin Bagus ini.

    SEA Games 2021 dijadwalkan berlangsung pada November-Desember di Vietnam. PSSI menargetkan medali emas dari ajang ini demi mengulangi prestasi serupa yang terakhir kali diraih pada tahun 1991.

    Baca Juga: Shin Tae-yong Kesulitan Panggil Pemain Timnas U-22 di Luar Negeri

    Berdasarkan regulasi SEA Games tahun 2019, setiap tim cabang olahraga sepak bola putra wajib diikuti Timnas U-22 yang diisi pemain berusia maksimal 22 tahun (U-22) dan sebanyak-banyaknya dua pemain senior yang berumur di atas 22 tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?