Shin Tae-yong Sebut Liga 1 dan Liga 2 Mesti Digulirkan Demi Timnas Indonesia

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (pssi.org)

    Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (pssi.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong mengatakan bahwa Liga 1 dan Liga 2 mesti bergulir demi kepentingan tim nasional ke depan. Ia berharap para pemain bisa kembali bertanding.

    "Semoga para pemain bisa kembali bermain di liga," ujar Shin Tae-yong di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, 10 Februari 2021.

    Menurut juru taktik asal Korea Selatan itu, liga menjadi wadah para pemain sepak bola nasional untuk menunjukkan performa terbaik. Dengan demikian, Shin dapat melihat pemain-pemain menonjol yang berpotensi memperkuat tim nasional Indonesia.

    "Sehingga kami dapat menganalisis pemain sebagai persiapan menghadapi lawan," kata pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.

    Baca juga: Timnas U-22 Mulai Pelatnas, Shin Tae-yong Minta Pemain Muda Tidak Takut Bersaing

    Sampai Rabu, 10 Februari 2021, PSSI dan operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum dapat memastikan kapan Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2021 dapat bergulir.

    Hal itu karena Kepolisian RI belum memberikan izin resmi untuk menyelenggarakan kompetisi meski sudah memberikan 'lampu hijau'.

    LIB terus menyiapkan semua hal terkait pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2021 yang direncanakan bergulir setelah Lebaran 2021, sekitar bulan Mei atau Juni.

    Terkait hal itu, pada Rabu, 10 Februari 2021, PSSI dan LIB bertemu dengan Polri, Menpora Zainudin Amali serta KONI untuk berdiskusi soal penyelenggaran Liga 1 dan Liga 2 termasuk tentang perizinan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.