Rekor Kian Kokoh, Pengikut Cristiano Ronaldo di Medsos Tembus 500 Juta

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Juventus Cristiano Ronaldo. REUTERS/Massimo Pinca

    Pemain Juventus Cristiano Ronaldo. REUTERS/Massimo Pinca

    TEMPO.CO, JakartaCristiano Ronaldo kian mengokohkan diri sebagai pemain paling populer di media sosial. Kini total pengikutnya yang tersebar di berbagai platform medsos telah menembus angka 500 juta.

    Bintang Juventus itu menjadi selebritas pertama yang mencapai angka setengah miliar di Facebook, Twitter, dan Instagram. Pemain berusia 36 tahun itu memiliki 124 juta pengikut di Facebook, 91 juta follower di Twitter, dan akun instagramnya diikuti oleh 261 juta orang.

    Di Instagram ia hanya kalah dari akun resmi Instagram dengan 386 juta pengikut. Dibandingkan selebriti manapun di dunia, Ronaldo memiliki pengikut yang lebih banyak.

    Baca Juga: Perbandingan Rekor Gol Ronaldo dan Messi

    Di YouTube, peraih Ballon d'Or lima kali itu memiliki lebih dari satu juta subcriber meski sudah tidak aktif menggunakan akunnya selama empat tahun.

    Pemain yang selalu menjadi rival utama Ronaldo dalam perebutan gelar pemain terbaik dunia, Lionel Messi, saat ini hanya memiliki 90 juta pengikut di Facebook dan 183 juta di Instagram. Pemain Argentina itu tidak memiliki akun Twitter.

    Sebelumnya sudah terungkap bahwa dalam setahun CR7 menghasilkan lebih banyak uang di media sosial daripada bayarannya dari Juventus. ia disebutkan sudah meraih pendapatan US$ 23,3 juta (Rp 325,9 miliar).

    Baca Juga: Cristiano Ronaldo Tak Senang Diganti, Begini Kata Pelatih Juventus

    Cristinao Ronaldo mengantongi rata-rata 971 ribu pound (Rp 18,8 miliar) per postingan bersponsor. Ia antara lain mempromosikan Nike, wewangian produknya CR7 Play it Cool, juga perangkat pelatihan EMS yang disebut 'Sixpad'.

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.