Kandas di Babak Keempat Australia Open, Dominic Thiem Keluhkan Fisik Tak Prima

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Dominic Thiem saat melawan Mikhail Kukushkin dalam pertandingan Australia Terbuka di Melbourne Park, Melbourne, Australia, 8 Februari 2021. REUTERS/Kelly Defina

    Petenis Dominic Thiem saat melawan Mikhail Kukushkin dalam pertandingan Australia Terbuka di Melbourne Park, Melbourne, Australia, 8 Februari 2021. REUTERS/Kelly Defina

    TEMPO.CO, Jakarta - Unggulan ketiga Dominic Thiem mengeluhkan kondisi fisiknya yang tak prima kala disingkirkan Grigor Dimitrov di babak keempat Australia Open dengan skor 4-6, 4-6, 0-6, di Rod Laver Arena, Melbourne, Minggu, 14 Februari 2021.

    "Kombinasi dari beberapa masalah fisik kecil, ditambah hari yang sangat buruk, serta dia adalah pemain hebat, hasil seperti itu bisa terjadi," kata Thiem, demikian dilansir Reuters.

    Juara US Open, yang sehari sebelumnya terlibat laga panjang menghadapi petenis tuan rumah Nick Kyrgios, tampak tidak bertenaga sejak awal set dan melakukan 41 kesalahan sendiri.

    "Saya bukan mesin, terkadang saya punya keinginan, tetapi ada hari-hari yang sangat buruk. Setelah Anda tidak 100 persen di level ini, hasil seperti ini muncul, dan itulah yang terjadi hari ini," dia menambahkan.

    Petenis Austria itu mengaku lebih menikmati saat ia menghabiskan lima set melawan Kryrgios hari Jumat dibandingkan laga hari Minggu ini.

    "Itu adalah pertandingan spesial dua malam lalu," tutur Dominic Thiem.

    Baca juga: Australia Open: Hsieh Su-wei Torehkan Sejarah, Lolos ke Perempat Final

    Pada dua set pertama, Thiem sebetulnya memimpin pada perolehan skor awal. Namun Dimitrov dari Bulgaria bisa membalasnya dan merebut set itu.

    Thiem tidak mampu bangkit di set ketiga, dan kampanyenya di Grand Slam awal musim pun berakhir ketika ia menghabiskan kurang dari dua jam di lapangan.

    "Sepanjang musim Anda memiliki salah satu pertandingan di mana Anda terus menggulirkan bola. Dia mungkin punya masalah, saya tidak tahu, tapi saya juga menghargai diri saya sendiri karena tetap bermain bagus. Dia petenis yang luar biasa jadi saya senang dengan kemenangan ini," kata Dimitrov usai mengalahkan Thie,.

    Dimitrov mendapat julukan "Baby Fed" di awal kariernya karena kesamaan gaya bermainnya dengan bintang tenis Roger Federer.

    Petenis berusia 29 tahun itu pernah memaksa Nadal bertanding sepanjang lima set di semifinal Australian Open 2017, namun belum pernah mencapai final Grand Slam.

    Grigor Dimitrov akan menghadapi grpetenis kualifikasi Rusia Aslan Karatsev pada perempat final turnamen tenis Grand Slam Australia Open. "Jika Anda berada di sana, itu karena suatu alasan, Anda harus siap. Ini akan menjadi pertempuran," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.