Saat Lawan Mayweather, McGregor Dianggap Lebih Baik Daripada Manny Pacquiao

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju Filipina, Manny Pacquiao, dan petarung MMA Conor McGregor. (maxim.com)

    Petinju Filipina, Manny Pacquiao, dan petarung MMA Conor McGregor. (maxim.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan bintang UFC Chael Sonnen punya alasan untuk mengunggulkan Conor McGregor daripada Manny Pacquiao. Menurut dia, penampilan Pacquiao jauh lebih buruk daripada McGregor saat melawan Floyd Mayweather Jr.

    Sonnen menganggap McGregor mampu bertarung lebih baik daripada yang dilakukan Manny Pacquiao. "Pacquiao melakukan lebih buruk dengan Floyd daripada Conor," kata dia dikutip dari The Sun, 14 Februari 2021.

    "Jika itu satu-satunya hal yang harus kita bandingkan, mari kita hadapkan. Manny Pacquiao, apakah dia salah satu yang terbaik? Semua itu bisa benar, tetapi dia sudah melakukannya sekali dan Conor melakukannya juga dengan Floyd, yang lebih baik dari Pacquiao."

    Floyd Mayweather Jr berhasil menghindari pukulan Manny Pacquiao, petinju asal Filipina itu kalah saat melawan Floyd, berdasarkan keputusan dewan juri, yang menghitung dari selisih poin. Las Vegas, Nevada, 3 Mei 2015. Al Bello/Getty Images

    Manny Pacquiao dikalahkan dalam 12 ronde dalam duel tinju dunia melawan Mayweather pada 2015 dalam pertarungan terbesar dan termahal dalam sejarah tinju. Mantan juara UFC McGregor kemudian gagal melawan petinju asal Amerika itu dua tahun kemudian. McGregor harus KO di ronde sepuluh.

    Baca juga : Tinju Dunia: Manny Pacquiao Tantang Mayweather untuk Rematch, Imbas McGregor?

    Namun, Sonnen menganggap PacMan melakukan jauh lebih buruk' dalam upayanya untuk mengalahkan Mayweather jika dibandingkan dengan upaya McGregor. Sebab, petarung MMA asal Irlandia itu berhasil memenangkan beberapa ronde awal dan mengakhiri pertarungan dengan mendaratkan 111 pukulan.

    Pukulan Floyd Mayweather Jr. menghantam rahang lawannya Conor McGregor saat pertandingan di T-Mobile Arena, Las Vegas, 26 Agustus 2017. USA TODAY Sports/Mark J. Rebilas/File Photo

    Sebaliknya, Pacquiao, 41 tahun, hanya mencetak gol dengan 81 tembakan, meski harus melakukan pertarungan hingga ronde ke-12. Tapi, Mayweather tidak bertinju selama dua tahun sebelum menghadapi McGregor, dan mengklaim bahwa press up dan sit up adalah satu-satunya metode latihannya sebelum pertarungan.

    McGregor telah berjanji untuk kembali ke ring dan yakin dia bahkan akan memenangkan gelar dunia dalam tinju. Bintang UFC itu mengaku sedang dalam pembicaraan dengan Pacquiao. "Saya terus mengasah keterampilan MMA dengan beberapa persaingan ketat, sambil memimpin persiapan laga Manny saya. Tidaklah mudah beralih di antara kedua olahraga dan kemudian kembali ke olahraga yang semula."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.