PSM Makassar Terancam Tidak Bisa Bermain di Liga 1 2021, Ini Penjelasan PT LIB

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola PSM Makassar Rizky Pellu (kiri) menguasai bola dibayangi pemain Lalenok United Da Costa (kanan) pada laga Play-Off Legg 2 Piala AFC 2020 di Stadion Pakansari,  Bogor, Jawa Barat, Rabu, 29 Januari 2020. Kemenangan agregat 7-2 membuat PSM lolos ke babak utama Piala AFC 2020. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    Pesepakbola PSM Makassar Rizky Pellu (kiri) menguasai bola dibayangi pemain Lalenok United Da Costa (kanan) pada laga Play-Off Legg 2 Piala AFC 2020 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 29 Januari 2020. Kemenangan agregat 7-2 membuat PSM lolos ke babak utama Piala AFC 2020. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita mengatakan bahwa klub PSM Makassar berpotensi tidak dapat tampil di Liga 1 musim 2021 jika tak menunaikan kewajibannya kepada eks penyerang mereka Giancarlo Rodrigues.

    "Kemungkinan seperti itu (tidak dapat bermain di Liga 1 2021)," ujar Akhmad Hadian dalam pesan singkat kepada Antara di Jakarta, Selasa malam, 16 Februari 2021.

    Dia menegaskan, surat dari LIB bernomor 024/LIB-KOM/II/2021 perihal Penegasan Implementasi Putusan FIFA terhadap Klub PSM Makassar bertanggal 15 Februari 2021 menyatakan bahwa klub berjuluk Juku Eja tidak dapat mendaftarkan pemain untuk tiga periode pendaftaran.

    Artinya, itu adalah larangan untuk mendaftarkan pemain yang akan berlaga di Liga 1 atau kompetisi resmi yang diakui FIFA, bukan larangan transfer atau pendaftaran pemain baru yang direkrut dari bursa transfer.

    "Betul (untuk pendaftaran pemain). Sanksi ini berlaku untuk kompetisi musim 2021 atau kompetisi yang terdekat," kata Akhmad Hadian.

    Baca Juga: FIFA Jatuhkan Sanksi buat PSM Makassar, Tak Bisa Daftarkan Pemain 3 Periode

    Direktur utama PT Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita. (Liga-Indonesia.id)

    Saat ini LIB dan PSSI tengah berusaha agar Liga 1 dan Liga 2 Indonesia musim 2021 dapat bergulir setelah Lebaran, mulai bulan Mei atau Juni mendatang.

    PSM Makassar mendapatkan sanksi dari FIFA karena belum menyelesaikan persoalan pembayaran gaji mantan pemainnya Giancarlo Rodrigues.

    Terkait itu, berdasarkan keputusan Komite Disiplin FIFA Ref. nr. FDD-7297, 'Dispute Resolution Chamber' FIFA bernomor Ref. nr. 20-01217 dan surat PSSI bernomor 2053/UDN/836/I-2021, LIB mengeluarkan surat pada 15 Februari 2021 bernomor 024/LIB-KOM/II/2021 perihal Penegasan Implementasi Putusan FIFA terhadap Klub PSM Makassar bertanggal 15 Februari 2021.

    Dalam surat tersebut LIB menegaskan tiga hal terkait sanksi yang diterima PSM yakni, pertama, FIFA memutuskan menghukum klub PSM Makassar berupa larangan pendaftaran pemain baik pada tingkat nasional maupun internasional paling lama selama tiga periode pendaftaran atau sampai kewajiban klub dapat diselesaikan.

    Kedua, didasarkan pada surat PSSI, LIB akan melakukan proses pemblokiran sistem pendaftaran kepada klub PSM Makassar sampai kewajiban klub dipenuhi.

    Terakhir, LIB menyampaikan tembusan surat keputusannya kepada seluruh klub peserta Liga 1 dan Liga 2 2020 perihal implementasi larangan melakukan pendaftaran pemain baik tingkat nasional maupun internasional kepada PSM Makassar tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.