MotoGP, Vinales: Yamaha Bisa Menjadi Tim yang Komplet Tanpa Valentino Rossi

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales berselebrasi dengan trofinya di atas podium usai memenangi balapan MotoGP Emilia Romagna di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, Misano, Italia, Ahad, 20 September 2020. Vinales menjadi yang terdepan dalam balapan ini. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales berselebrasi dengan trofinya di atas podium usai memenangi balapan MotoGP Emilia Romagna di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, Misano, Italia, Ahad, 20 September 2020. Vinales menjadi yang terdepan dalam balapan ini. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    TEMPO.CO, Jakarta - Maverick Vinales yakin Yamaha bisa menjadi satu tim yang lengkap pada MotoGP 2021. Pembalap Spanyol yang akan bertandem bersama Fabio Quartararo yakin timnya bisa melepaskan diri dari bayang-bayang Valentino Rossi yang telah bergabung bersama tim Petronas Yamaha SRT.

    Yamaha menandatangani Fabio Quartararo untuk menggantikan Rossi pada 2021. Sedangkan, Rossi, yang bersama tim satelit Petronas Yamaha, akan tetap mendapatkan dukungan dari tim pabrikan.

    Vinales merasa Yamaha tidak menyatu selama tiga tahun terakhir. Namun, ia percaya tim Yamaha tidak lagi terpecah dengan keberadaan tim Valentino Rossi dan tim Maverick Vinales. “Saya pikir bagi kami itu sangat penting persatuan dalam tim, karena selama tiga tahun terakhir semua orang melakukannya sendiri,” kata Vinales saat acara peluncuran Yamaha 2021 dikutip dari Motorsport, 17 Februari 2021.

    “Kami tidak semua sebagai satu tim, dan saya pikir dengan Esteban Garcia, kepala kru, juga Lin Jarvis, direktur pelaksana dan Maio Meregalli, manajer tim, mengetahui apa yang kami coba lakukan adalah mengambil 20 atau 24 orang yang bekerja di dalam tim untuk menjadikannya satu tim," kata Vinales.

    Baca juga : MotoGP: Fabio Quartararo Siap Hadapai Tekanan di Tim Pabrikan Yamaha

    Ia meneruskan, “Bagi saya, ini lebih penting untuk menjaga suasana hati yang baik. Setelah tahun-tahun sebelumnya, itu sulit karena ada tim Valentino Rossi dan tim saya. Sekarang saya pikir kami memiliki kesempatan untuk menjadi satu tim yang lengkap dan untuk maju ke arah yang sama."

    “Jadi, pertama-tama kami harus meningkatkan solusi atas semua masalah yang kami miliki, dan yang pasti hasil akan datang sendiri karena kami memiliki kecepatan, kami memiliki kualifikasi yang bagus, kami memiliki balapan yang bagus, ritme yang bagus. Yang kami butuhkan adalah lebih banyak detail. Kami perlu mendalami detailnya, dan saya pikir Maio dan Lin benar-benar terlibat dalam semua detail ini," kata Vinales.

    Quartararo setuju dengan komentar Vinales. Ia mencatat ada peningkatan kinerja yang sama di seluruh tim untuk membantu dan mengembangkan Yamaha M1. “Kami semua down atau all up, jadi saya pikir kami kurang lebih memiliki keluhan yang sama dan saya pikir kami bisa melakukan pekerjaan dengan baik bersama-sama," kata pembalap asal Prancis tersebut.

    “Tapi yang pasti kami memiliki masalah yang sama dan saya pikir kami perlu mendorong dengan cara yang sama untuk menyelesaikannya. Saya pikir ini bagus. Tentu saja, Maverick adalah saingan utama saya, tapi jika kami bisa bertarung untuk posisi satu dan dua, bukan kedelapan dan kesembilan, jauh lebih baik jika kami bekerja sama. Itu akan menjadi rivalitas yang bagus," kata Fabio Quartararo saat peluncuran motor Yamaha untuk MotoGP 2021.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.