Olimpiade Tokyo: Vidya Rafika Satu-satunya Wakil Indonesia di Cabang Menembak

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba. Instagram/@vdyarfka__

    Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba. Instagram/@vdyarfka__

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet menambak Vidya Rafika Rahmatan Thayiba menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang bakal turun di Olimpiade Tokyo 2021 setelah upaya Pengurus Besar Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (PB Perbakin) menambah kuota atlet terkendala pandemi.

    "Benar. Hanya satu atlet saja yang lolos ke Olimpiade. Sebenarnya kami juga sudah menjadwalkan untuk mengejar tambahan kuota" kata Sekjen PB Perbakin Justian Judiswandarta saat dikonfirmasi dari Jakarta, Rabu, 17 Februari 2021.

    Perbakin, kata dia, tetap berusaha menambah kuota dengan mengirimkan atlet ke kejuaraan yang sudah dijadwalkan oleh Federasi Olahraga Menembak Internasional (ISSF). Hanya saja kejuaraan kualifikasi itu dibatalkan karena pandemi COVID-19.

    "Dengan batalnya beberapa kejuaraan kualifikasi, praktis kita tidak bisa menambah atlet. Vika satu-satunya petembak yang tampil di Tokyo," katanya menambahkan.

    Baca Juga: Stevani Ibo Incar Medali Emas SEA Games 2021 dan Tiket Olimpiade Tokyo

    Mantan Ketua Pengprov Perbakin Jawa Timur itu menjelaskan, upaya untuk menambah kuota tidak hanya melalui kejuaraan kualifikasi yang sudah dijadwalkan, namun juga dilalukan dengan cara lain seperti mengajukan wild card.

    Hanya saja, menurut Justian, upaya untuk mendapatkan wild card tidak dikabulkan oleh ISSF karena jatah yang ada diberikan kepada atlet menembak dari negara-negara yang sedang mengalami konflik.

    "Kebijakan ISSF memberikan jatah wild card kepada petembak dari negara yang konflik itu patut dimaklumi. Sebab, ISSF menjadikan cabang olahraga menembak bukan hanya mengejar prestasi tetapi sebagai sarana untuk kampanye perdamaian dunia," kata Justian menegaskan.

    Vidya Rafika, 20 tahun, bakal turun di nomor Air Rifle Match dan 3 position 50 meter putri. Atlet kelahiran 27 Mei 2001 itu mendapatkan tiket ke Olimpiade Tokyo saat turun di Kejuaraan Menembak Asia di Qatar 2019. Setelah itu rentetan prestasi terus raih termasuk raihan dua emas pada SEA Games 2019 di Manila, Filipina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.