Tinju: Kata Promotor, Anthony Joshua Baru Bisa Lawan Deontay Wilder pada 2022

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju Inggris, Anthony Joshua berselebrasi setelah mengalahkan Kubrat Pulev dalam duel tinju dunia kelas berat di SSE Arena Wembley, London, Inggris, 13 Desember 2020. Pool via REUTERS/Andrew Couldridge

    Petinju Inggris, Anthony Joshua berselebrasi setelah mengalahkan Kubrat Pulev dalam duel tinju dunia kelas berat di SSE Arena Wembley, London, Inggris, 13 Desember 2020. Pool via REUTERS/Andrew Couldridge

    TEMPO.CO, Jakarta - Anthony Joshua membuka kemungkinan untuk melawan Deontay Wilder dalam duel tinju dunia kelas berat. Namun, menurut promotor Joshua, Eddie Hearn, pertarungan melawan Wilder baru bisa dilakukan pada tahun 2022.

    AJ akan menghadapi Tyson Fury dua kali pada 2021 untuk memburu gelar juara dunia kelas berat yang tak terbantahkan. Setelah pertarungan ganda dengan The Gipsy King, Joshua bisa mengalihkan perhatiannya ke Wilder. Hearn mengklaim bahwa Bronze Bomber telah menolak semacam kesepakatan seumur hidup untuk melawannya di masa lalu.

    Pasangan itu telah lama dikaitkan dengan pertarungan unifikasi sementara Wilder memegang sabuk WBC. Namun, pertarungan gagal terwujud meski Wilder mengaku mendapat tawaran besar. "Jika itu pertarungan yang tepat untuk AJ, tentu itu bisa terjadi, bukan hanya untuk bergaya atau harus dikerjakan, tapi juga pertarungan itu tepat secara komersial," kata Hearn dikutip dari The Sun, 19 Februari 2021.

    Tuson Fury saat melawan Deontay Wilder dalam perebutan gelar juara tinju dunia kelas berat di Las Vegas, 23 Februari 2020. Reuters

    Baca juga : Tinju: Kata Pelatih, Errol Spence Bukan Lawan Sepadan untuk Manny Pacquiao

    "Deontay Wilder tahu dia menolak kesepakatan seumur hidup untuk melawan Anthony Joshua, tapi dia menghormatinya. Saya ingin melihatnya kembali di atas ring. Yang kami fokuskan adalah pertarungan Tyson Fury, dan hal lain terjadi pada 2022, karena dua pertarungan itu akan menjadi rencana kami untuk 2021."

    Hearn juga mengklaim Dillian Whyte bisa melawan Wilder jika dia bisa melewati Alexander Povetkin dalam pertandingan ulang. "Bagi saya, saya ingin melihat Dillian Whyte melawan Deontay Wilder, tetapi dia harus berurusan dengan Povetkin. Ia harus fokus pada kenyataan, dan Deontay Wilder, saya yakin dia akan berada dalam pertarungan besar tahun ini, tetapi kami punya rencana lain."

    Deontay Wilder belum pernah bertarung sejak dia bertarung melawan Tyson Fury tahun lalu. Petarung asal Amerika Serikat ini berjanji untuk membersihkan divisi kelas berat. Wilder juga memasukkan Joshua dan Andy Ruiz Jr sebagai target lawannya di tinju dunia tahun ini. "Orang-orang sangat ingin melihat saya bertarung, itulah yang ingin saya lawan. Saya ingin membersihkan divisi ini."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.