Tandem Marc Marquez di MotoGP, Pol Espargaro Ungkit Lagi Rivalitas di Moto2

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pol Espargaro. (instagram/@polespargaro)

    Pol Espargaro. (instagram/@polespargaro)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pol Espargaro mengungkit kembali rivalitas dengan Marc Marquez saat diperkenalkan sebagai duet pembalap Repsol Honda untuk MotoGP 2021. "Pertama kali saya bertemu Marc Marquez pada kategori pemula, ia punya pengalaman sedikit lebih banyak, dan kami ingat pernah balapan bersama," ucap Espargaro dalam konferesi pers virtual, Senin, 22 Februari 2021.

    Pembalap berusia 29 tahun ini mengakui keunggulan Marquez selama persaingan pada musim 2011 dan 2012. "Di Moto2 saya kalah pada tahun 2012 dan menjadi runner up dan baru menggapainya juara dunia Moto2 pada 2013," kata pembalap asal Spanyol ini.

    Pada Musim 2021, Pol Espargaro bakal fokus mempelajari tunggangan barunya yakni Honda RC213V. Ia pun yakin bisa meraih podium pada tahun pertamanya bersama Repsol Honda. "Saya tertantang karena ini adalah keuntungan untuk bisa bergabung dengan Repsol Honda Team," ucap pembalap berjuluk Polyccio.

    Baca juga : MotoGP, Marc Marquez tentang Cederanya: Saya Tidak Tahu Kapan Bisa Kembali

    Sedangkan pembalap andalan Repsol Honda, Marc Marquez masih menargetkan untuk jadi juara dunia MotoGP 2021. Namun, pembalap berjuluk The Baby Aliens itu harus fokus untuk memulihkan kondisi fisiknya terlebih dahulu. Ia masih merasa ada perbedaan pada tubuh sisi kanan dan kirinya setelah cedera patah tulang lengan kanannya.

    Cedera itu didapatkan Marquez saat seri perdana MotoGP 2020 Sirkuit Jerez, Spanyol. "Setelah lama menepi, terasa menyenangkan bisa kembali melihat motor dan menggunakan seragam balap," ujar Marquez. Marquez menyebutkan musim 2020 sebagai tahun kelam dalam karir balapnya. Sekali cedera, ia harus beristirahat sepanjang musim.

    Namun kini, Marquez mengaku kondisinya makin membaik dan bisa kembali ke lintasan balapan dalam waktu dekat. "Saya terus bekerja dengan dokter, tim, dan diri saya sendiri untuk segera pulih dan kembali ke MotoGP," ujar Marquez. "Tentu saja, saya ingin kembali secepatnya tetapi sangat penting untuk mendengar dokter dan melihat kondisi tubuh saya hingga sepenuhnya prima."

    Marc Marquez pun tak menyebut secara gamblang dirinya bakal turun pada seri perdana MotoGP 2021. Ia harus lebih berhati-hati untuk menuruti keinginannya segera turun dan tampil kompetitif di lintasan balap.

    "Saya bisa membayangkan comeback terbaik, kembali mengendarai motor dan tampil sama seperti sebelum cedera. Namun, sulit untuk melakukannya. Kami akan melihat setelah satu atau dua balapan, bahkan setengah musim, untuk menjadi Marc Marquez seperti yang sebelumnya," kata dia tentang ambisinya di MotoGP 2021.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.