Fausto Gresini Wafat, Bos Suzuki: Kami Kehilangan Pesaing, Kolega, dan Sahabat

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebalap Italia Marco Simoncelli (kiri) dan manajer tim Fausto Gresini meninggalkan ruang race control setelah menyatakan tabrakan dengan Dani Pedrosa di Grand Prix Catalunya, Montmelo, Barcelona. (2/6/2011) (AFP Photo/Lluis Gene

    Pebalap Italia Marco Simoncelli (kiri) dan manajer tim Fausto Gresini meninggalkan ruang race control setelah menyatakan tabrakan dengan Dani Pedrosa di Grand Prix Catalunya, Montmelo, Barcelona. (2/6/2011) (AFP Photo/Lluis Gene

    TEMPO.CO, Jakarta - Bos tim Gresini Racing, Fausto Gresini, meninggal pada usia 60 tahun di Bologna, Italia pada Selasa, 23 Februari 2021. Ia meninggal setelah dua bulan menderita Covid-19. Wafatnya juara dunia dua kali di kelas 125cc itu menimbulkan rasa kehilangan bagi sejumlah kolega di MotoGP.

    Tak terkecuali pemimpin proyek Suzuki MotoGP, Shinichi Sahara. Bagi dia, kehilangan Fausto sama dengan kehilangan pesaing utama sekaligus sahabat. "2020 telah menjadi tahun yang sulit bagi semua orang dengan situasi ini dan kami sangat menyesal bahwa Fausto telah menjadi korban virus yang mengerikan ini," kata dia dikutip dari Crash, 23 Februari 2021.

    Shinichi dan tim Suzuki MotoGP pun mengungkapkan rasa duka melalui pernyataan tertulisnya. Berikut isi pernyataan tim Suzuki.

    Hari ini, 23 Februari 2021, adalah hari yang sangat menyedihkan bagi keluarga besar MotoGP, karena telah diumumkan bahwa Fausto Gresini kalah dalam pertarungannya menghadapi Covid-19. Seluruh keluarga Suzuki turut berduka atas kabar ini dan ingin menyampaikan belasungkawa, pertama dan terutama, kepada keluarga Gresini, tetapi juga kepada komunitas balap motor yang lebih luas yang kami kenal dekat, bersemangat, dan hangat.

     CEO Deltomed, Mulyo Rahardjo bersama Manajer Tim Federal Oil Gresini, Fausto Gresini. Sumber: gresiniracing.com

    Baca juga : Berita Terkini MotoGP: Fausto Gresini Meninggal pada Usia 60 Tahun

    Bagi Shinichi Sahara, “Fausto Gresini adalah pembalap hebat dan manajer tim yang bijak dan sukses. Tidak hanya menjadi pembalap yang masuk dalam daftar juara dunia, tetapi setelah karirnya sendiri, dia menciptakan tim yang kuat di MotoGP. Ia dan timnya telah berkompetisi di level tertinggi. Dia juga menjadi promotor sejati untuk talenta muda.

    “Sebagai tim balap, kami menjalani kehidupan yang serba cepat dan penuh gairah, dan ini juga cara Fausto mewujudkan mimpinya sebagai pembalap. Dia selalu memiliki tim yang tepat dan efektif yang berhasil dipimpin dengan sikap dan komitmen positifnya. Kami telah kehilangan pesaing, kolega, dan teman."

    “Pikiran kami sekarang tertuju pada istrinya, Nadia dan anak-anaknya, Lorenzo, Luca, Alice dan Agnese, serta dengan seluruh Tim Balap Gresini dan keluarga Aprilia Racing, bersama dengan semua orang yang telah mendapatkan hak istimewa untuk bekerja bersamanya dan mengenalnya secara pribadi. "

    Selamat tinggal, Fausto.
    Tim Suzuki Ecstar dan keluarga Suzuki.

    CRASH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.